Seruan Rembang Bergerak, Apa Benar Akan Terjadi ??
Flyer Seruan Rembang Bergerak yang beredar di media sosial dan group WhatsApp.
Flyer Seruan Rembang Bergerak yang beredar di media sosial dan group WhatsApp.

Rembang – Flyer dengan judul Seruan Rembang Bergerak, mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Sipil Rembang, mengundang seluruh lapisan masyarakat, buruh, mahasiswa, pemuda dan rakyat yang prihatin melihat kondisi negara, beredar luas melalui media sosial maupun group-group WhatsApp (WA).

Mereka mencantumkan aksi Rembang Bergerak ini akan berlangsung pada hari Senin 01 September 2025 mulai pukul 12.00 Wib, mengambil lokasi di Polres Rembang. Terdapat pula dua nomor narahubung.

Reporter R2B mencoba menghubungi salah satu nomor yang ada di flyer tersebut.

Dalam waktu bersamaan, saya juga mengkonfirmasi nomor Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Rembang, Zubairul Kamal I’tazza (mahasiswa STAI Al-Hidayat Lasem).

Saya mengirimkan pesan WA menanyakan apakah akan menggelar aksi demo hari Senin ?

Ternyata antara nomor narahubung di flyer Seruan Rembang Bergerak dan nomor Ketua PMII, memberikan jawaban dengan kalimat yang sama persis.

“Dari PMII Rembang tetap akan mengambil sikap, baik secara langsung maupun tidak langsung. Tempo hari kami sudah menyatakan sikap melalui media sosial resmi kami di Instagram. Dalam kurun waktu dekat, kami dari PMII Rembang akan melakukan konsolidasi akbar bersama para kader dan anggota dan sangat memungkinkan untuk kami bisa melakukan aksi, audiensi, atau keduanya sekaligus,” bebernya.

Saat ditanya apa tuntutan dalam aksi tersebut, belum ada jawaban lebih lanjut.

Saya menelusuri informasi dari berbagai sumber, terkait rencana demo ini. Aksi yang semula akan digelar di Mapolres Rembang, kalaupun jadi kemungkinan besar pindah ke gedung DPRD Rembang.

Namun Kasat Intelkam Polres Rembang, Iptu Miftakur Rochmad menyebut belum ada surat pemberitahuan dari peserta aksi.

“Belum pak,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Rembang, Nur Purnomo Mukdi Widodo menyampaikan sampai Minggu sore (31/08), pihaknya masih menunggu konfirmasi.

“Surat resmi belum, kita masih nunggu konfirmasi,” terangnya.

Di gedung dewan sendiri, sejak Sabtu malam sudah disiagakan 1 pleton anggota TNI dari Kodim Rembang, guna mengantisipasi segala kemungkinan. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.