Kalau Tenaga Kesehatan Asing Masuk Indonesia, RS Bhina Bhakti Husada Rembang Sudah Siap Antisipasi
Rumah Sakit Bhina Bhakti Husada Rembang.
Rumah Sakit Bhina Bhakti Husada Rembang.

Rembang – Wacana dokter spesialis asing akan didatangkan ke Indonesia, menjadi tantangan bagi fasilitas kesehatan untuk terus meningkatkan pelayanan, termasuk kompetensi tenaga medis.

Muhammad Syahirul Alim, Direktur Rumah Sakit Bhina Bhakti Husada Rembang menjelaskan guna menghadapi wacana tersebut, pihaknya sudah memiliki pusat pendidikan dan latihan (Diklat).

“Awalnya tujuan kami untuk membangun sumber daya manusia (SDM) internal, kemudian semakin berkembang,” tuturnya.

Kini satuan kredit tenaga kesehatan dipusatkan di tingkat kementerian, sehingga setiap Diklat harus melaksanakan akreditasi, agar tenaga kesehatan mendapatkan sertifikat, sebagai syarat memperpanjang izin.

“Alhamdulillah di Eks Karesidenan Pati, akreditasi kita sudah disahkan lolos predikat A,” imbuh Syhairul.

Dengan adanya Diklat ini, menurutnya menjadi sarana meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan di Kabupaten Rembang. Apabila kelak sewaktu-waktu program tenaga kesehatan asing masuk Indonesia, SDM di sini sudah siap bersaing.

“Informasinya akan didatangkan dokter spesialis asing ke Indonesia, seperti naturalisasi pemain sepak bola. Makanya dari sekarang, kita harus siap meningkatkan kemampuan dan kompetensi,” tandasnya.

Selain meningkatkan kemampuan SDM, Syahirul Alim menambahkan di Rumah Sakit Bhina Bhakti Husada saat ini juga sudah menambah sejumlah pelayanan, diantaranya bedah syaraf, bedah anak dan bedah digestif (sistem pencernaan).

Pihaknya mempersilahkan masyarakat maupun Puskesmas di Kabupaten Rembang, tidak perlu ragu memanfaatkan layanan tersebut.

“Jadi kalau mau rujuk, tidak perlu jauh-jauh keluar kota,” beber Syahirul.

Rumah Sakit Bhina Bhakti Husada sendiri, saat ini merupakan rumah sakit tipe C atau tipenya sama dengan RSUD dr. R. Soetrasno Rembang.

Setelah melayani pasien BPJS Kesehatan, belakangan sudah semakin banyak pasien dari Blora, Tuban, bahkan Bojonegoro Jawa Timur yang datang ke rumah sakit di pinggir jalan Rembang – Blora itu. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan