Anak-Anak TK Di Rembang, Geluti Olahraga Menantang Panjat Tebing
Hasna, anak TK di Rembang yang menjadi atlet cilik panjat tebing.
Hasna, anak TK di Rembang yang menjadi atlet cilik panjat tebing.

Rembang – Sejumlah anak TK di Rembang sudah mulai berani main panjat tebing. Padahal cabang olahraga ini tergolong cukup menantang.

Misalnya, Hasna dan Alina, dua anak TK yang tergabung dalam Rembang Climbing Club (RCC).

Keduanya mengaku ingin mengikuti perlombaan dan berharap kelak menyabet juara I.

“Latihannya seminggu dua sampai empat kali,” kata Hasna dan Alina malu-malu.

Sekretaris Rembang Climbing Club (RCC), Wahab Winanto mengatakan olahraga panjat tebing bagi anak-anak, awal mulanya sebatas untuk pengenalan saja, agar mereka tidak kecanduan bermain HP.

“Cuman ingin mengenalkan sich mas, sisi lain buat mengurangi ketergantungan main HP. Makanya kita ajak anak-anak aktivitas olahraga. Tapi setelah itu seneng dan serius berlatih,” ungkapnya.

Winanto menambahkan kali pertama anak-anak dikenalkan pada papan bolder dulu, guna melatih kekuatan jari dan tangan.

Setelah itu, mencoba panjat tebing di dua papan dan empat papan. Yang membedakan, jarak antara titik pegangan satu dan yang lainnya. Semua sarana latihan, terpusat di kompleks Stadion Krida Rembang.

“Kalau dua papan masih saling berdekatan, tapi yang empat papan titik poinnya sudah agak berjauhan, jadi lebih sulit,” beber pria yang akrab disapa Mas Win ini.

Kalau intensif berlatih sekira 6 bulan, anak-anak usia TK umumnya sudah bisa menguasai teknik olahraga panjat tebing.

Ia mengapresiasi dorongan dan dukungan orang tua. Pada bulan Juni mendatang, Hasna dan Alina akan mengikuti event panjat tebing tingkat nasional di Yogyakarta.

“Semoga regenerasi atlit panjat tebing di Kabupaten Rembang semakin banyak, makanya kita juga fokus sama pengkaderan anak-anak usia dini,” pungkas warga Kelurahan Leteh tersebut. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan