Sekolah Dibobol Padahal Sudah Ada Tralisnya, Apa Saja Yang Hilang ??
Ditail jendela ruang yang dibobol pencuri. Setelah kejadian, Tim Inafis Polres Rembang menggelar olah TKP, Senin (25/03).
Ditail jendela ruang yang dibobol pencuri. Setelah kejadian, Tim Inafis Polres Rembang menggelar olah TKP, Senin (25/03).

Sumber – Sekolah SD N 2 Jatihadi Kecamatan Sumber dibobol pencuri. Akibatnya, barang elektronik berupa 5 buah tablet dan 1 laptop hilang.

Kepala SD N 2 Jatihadi, Rismanto menuturkan peristiwa pencurian tersebut dipergoki kali pertama oleh penjaga sekolah, Senin pagi (25 Maret 2024).

Tempat penyimpanan barang di ruang guru, sekaligus ruang kepala sekolah. Pelaku mencongkel kusen jendela, kemudian merusak tralis dan masuk ke dalam ruangan.

“Tralisnya bisa ditekuk, karena kebetulan kayu kusen jendela sudah keropos mas. Dicongkel pakai kayu gitu, mungkin sudah bisa,” ungkapnya.

Seusai dicek, barulah diketahui ada sejumlah barang elektronik hilang. Biasanya laptop dan tablet, penting digunakan untuk menunjang pembelajaran.

“Ya penting untuk kegiatan belajar mengajar maupun asesmen nasional ANBK yang setahun sekali,” kata Rismanto.

Ia memperkirakan kejadiannya tengah malam atau dini hari. Kalau melihat bekas congkelan, muncul dugaan pelakunya bertubuh kecil.

“Kalau prediksi saya kok nggak sampai orang dewasa, nggak memungkinkan kalau melihat bekas pelaku masuk jendela,” imbuhnya.

Atas kejadian tersebut, SD N 2 Jatihadi mengalami kerugian sekira Rp 17 Juta.

Rismanto memohon kalau masyarakat mengetahui ada yang menjual tablet maupun laptop, dengan gerak gerik mencurigakan, bisa memberikan informasi kepada kepolisian terdekat.

“Atau bisa menginfokan kepada kami, mohon bantuannya, karena barang-barang itu sangat penting bagi sekolah kami,” tandasnya.

Setelah kejadian pencurian, pihak sekolah melapor kepada aparat kepolisian. Bahkan tim identifikasi dari Polres Rembang juga langsung datang ke lokasi untuk menggelar olah TKP bersama aparat Polsek Sumber.

Kapolsek Sumber, AKP Bambang Ismoyo mengatakan hingga Senin siang, kasus tersebut masih diselidiki pihak kepolisian. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan