Hasil Autopsi Parmin Turun Dari Polda, Begini Tanggapan Pihak Keluarga
TKP Parmin ditemukan gantung diri.
TKP Parmin ditemukan gantung diri.

Sumber – Hasil autopsi Parmin (62 tahun), warga Dusun Bogo Desa Sudo, Kecamatan Sulang yang ditemukan meninggal dunia tergantung di atas pohon mangga turut tanah Dusun Pondok, Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber, akhirnya turun dari Polda Jawa Tengah.

Disimpulkan, Parmin meninggal dunia karena gantung diri, bukan karena penganiayaan atau tindak kekerasan.

Kepala Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Rembang, AKP Bambang Sugito, Selasa siang (13 April 2021) menjelaskan hasil autopsi dari Bidang Dokter Kesehatan Polda Jawa Tengah, telah diterima penyidik Polres Rembang. Disebutkan memang korban meninggal dunia akibat bunuh diri, bukan dibunuh.

“Gantung diri, tanpa sebab-sebab yang lain. Keterangan dari dokter Puskesmas Sumber dengan autopsi sama mas. Hasil olah TKP pertama dan kedua tidak ada yang janggal, jadi memang bunuh diri, “ beber Kasat Reskrim.

Menanggapi hasil autopsi tersebut, salah satu putera korban, Nyardani, warga Dusun Brabo, Desa Karangsari, Kecamatan Sulang mengaku pasrah. Mengingat autopsi adalah langkah terakhir untuk mengetahui penyebab meninggalnya sang ayah, ia dan keluarga mau tidak mau harus menerima hasil autopsi tersebut.

“Saya sudah datang ke Mapolres Rembang dan diberitahu hasilnya. Saat mau tanda tangan, juga saya baca sendiri. Lha mau gimana lagi, hasilnya seperti itu, “ kata Nyardani.

Sebelumnya, Parmin ditemukan tergantung di atas pohon mangga sebelah selatan Dusun Pondok, Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber, Selasa sore (30/03/2021) lalu.

Karena posisi kedua kakinya menekuk di tanah, sedangkan ketinggian pohon dianggap janggal bisa mengakibatkan seseorang meninggal dunia, akhirnya pihak keluarga Parmin mengajukan autopsi. Ternyata hasil autopsi tetap menyimpulkan korban meninggal dunia karena gantung diri. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *