Sering Dianggap Sekolah Favorit, Bagaimana Kondisi SMP N II Rembang Pasca Zonasi ?
Suasana pembelajaran kelas VII di SMP N II Rembang.
Suasana pembelajaran kelas VII di SMP N II Rembang.

Rembang – Selama bertahun-tahun SMP N II Rembang dikenal sebagai salah satu sekolah favorit di Kabupaten Rembang. Selain banyak diisi anak cerdas, sekolah yang terletak di pinggir jalur Pantura Desa Kabongan Lor, Rembang tersebut juga memiliki fasilitas memadai. Namun setelah ada sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB), bagaimana kondisi sekolah itu sekarang ?

Kepala SMP N II Rembang, Nurhasan mengatakan dalam sistem zonasi, masih memungkinkan siswa berprestasi dari luar zona, masuk mendaftar ke sekolahnya. Disamping, siswa yang rumahnya terdekat dengan sekolah, tetap diprioritaskan diterima. Total siswa baru penghuni kelas VII sebanyak 288 anak, disebar ke 9 kelas.

Pihaknya menerapkan strategi pembagian kelas. Ia mencontohkan ada kelas untuk siswa cerdas dari prestasi akademik, kemudian kelas bagi siswa yang mempunyai bakat olahraga dan kelas rata-rata. Menurutnya, sekolah tidak bermaksud membeda-bedakan, tetapi dengan upaya tersebut diharapkan meningkatkan efektivitas pembelajaran.

“Yang kelas unggulan ada 2 kelas, 1 kelas yang pinter olahraga, sedangkan sisanya kami sebut kelas rata-rata. Dengan adanya aturan baru Mendikbud terkait zonasi, semoga SMP N II kedepan tetap dianggap favorit oleh masyarakat, “ terangnya.

Nurhasan beberapa kali menyampaikan kepada jajaran guru, untuk menyesuaikan kondisi sekarang, seiring pemberlakuan sistem zonasi. Justru hal ini menjadi tantangan bagi guru, bagaimana mewujudkan pendidikan yang berkwalitas, meski kemampuan siswa dari sisi akademik tidak sebagus dulu, sebelum ada zonasi.

“Mungkin dulu anak pinter-pinter, jadi guru lebih mudah. Ya sekarang harus menyesuaikan keadaan. Makanya kalau kenaikan kelas, antar siswa akan kami oplos atau dirolling lagi, “ tandas kepala sekolah yang tinggal di Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati ini.

Sementara itu, salah satu siswa Rini, mengaku menikmati mengenyam pendidikan di bangku SMP N II Rembang. Pada awalnya ia yang memiliki prestasi akademik biasa-biasa saja, sempat khawatir masuk SMP N II. Tapi setelah berjalan lebih dari seminggu, sudah bisa beradaptasi dengan rutinitas pelajaran.

“Kebetulan banyak yang prestasi akademiknya sama dengan saya. Ya nggak goblok banget, nggak pinter-pinter banget. Jadi sedang-sedang saja. Tapi dengan nama SMP N II yang sudah terkenal sejak dulu, semoga malah bisa melecut semangat saya belajar lebih giat, “ ungkapnya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *