Dari Coding Hingga Laravel, Peserta Antusias Ikut Pelatihan IT Gratis (Bootcamp Code 2026 UYR)
Suasana pelatihan IT bertajuk Bootcamp Code 2026 di Aula KSP Bhina Raharja Rembang, Sabtu-Minggu.
Suasana pelatihan IT bertajuk Bootcamp Code 2026 di Aula KSP Bhina Raharja Rembang, Sabtu-Minggu.

Rembang – Sekira 50 peserta ikut ambil bagian dalam pelatihan teknologi informasi di Aula Koperasi Bhina Raharja Rembang, Sabtu-Minggu (26-27 September 2026). Mereka mayoritas adalah siswa SMA/SMK sederajat.

Pelatihan perdana bertajuk “Bootcamp Code 2026” yang digelar secara gratis oleh Universitas YPPI Rembang (UYR) ini, mengajarkan banyak hal.

Misalnya tentang coding (cara menulis instruksi/perintah kepada komputer, memakai bahasa pemrograman tertentu), kemudian pengembangan website dengan menggunakan tembok Laravel.

Salah satu instruktur pelatihan, Afriza Megi mengatakan materi semacam ini untuk membekali para peserta yang ingin terjun ke dunia kerja berbasis IT.

“Dari hari pertama dan kedua, respon peserta cukup bagus. Mereka antusias mengikuti acara ini, kemudian praktek dan presentasi dengan projectnya masing-masing. Harapannya, saat masuk dunia kerja, ilmu ini akan sangat bermanfaat,” ungkapnya.

Seorang peserta dari Desa Karangharjo Kecamatan Kragan, Muhammad Saiful Anwar menganggap pelatihan ini cukup menantang.

Disamping mengajarkan pula ketelitian dan kedisiplinan.

“Saya belum pernah pemrograman Laravel, sekarang jadi tahu. Ternyata menantang. Misal ada eror, kita cari sendiri letak kesalahannya di mana,” kata Saiful.

Saiful berharap setelah pelatihan, ada komunitas pegiat IT di Kabupaten Rembang, sehingga menjadi sarana saling bertukar pengalaman.

“Saya dari awal senang dunia IT, lagi belajar dasar-dasarnya. Syukur nanti ada komunitas IT, termasuk saling berkabar kalau ada lowongan kerja,” imbuhnya.

Sementara itu, Syakur, Ketua Program Studi Informatika UYR menanggapi setelah pelatihan, akan dibentuk komunitas.

“Jadi bisa berkelanjutan, nggak setelah pelatihan, selesai begitu saja,” tuturnya.

Pria asal Desa Pragen Kecamatan Pamotan ini menambahkan masyarakat Kabupaten Rembang yang ingin mendalami dunia komputer dan teknologi informasi, tak perlu jauh-jauh keluar daerah.

Namun ada UYR yang siap menjawab tantangan zaman kedepan.

“Kita tidak bisa menutup mata, teknologi semakin berkembang. Jadi kita harus mengupgrade diri. Kalau ada yang bilang coding itu susah, nah nanti monggo diperdalam di UYR,” ujar Syakur.

Syakur menambahkan sebenarnya jumlah peserta yang ingin ikut, bisa lebih banyak lagi.

Namun kendalanya mereka belum memiliki laptop sesuai spesifikasi, sehingga harus mengurungkan niat ikut pelatihan. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.