
Sumber – Pihak keluarga korban kecelakaan karena sepeda motor tersangkut kabel wifi di TKP Desa Sekarsari, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang, berusaha meminta pertanggungjawaban atas dugaan kelalaian pemilik kabel wifi.
Suyanto, warga Dusun Sambong, Desa Jatihadi Kecamatan Sumber, selaku menantu korban, mengatakan ibu mertuanya naik sepeda motor, berangkat dari kampung mengangkut bawang merah, untuk dijual di Pasar Rembang.
Sesampainya jalan raya Desa Sekarsari, motor tersangkut kabel wifi yang menjuntai ke bawah. Hal itu mengakibatkan motor terguling dan pengendara terjatuh. Korban selanjutnya dibawa ke RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, karena mengalami luka-luka.
“Kejadian Selasa dini hari (30/06) jam empatan mas. Ada kabel wifi putus, menjuntai ke bawah. Pangkal kabel masih di tiang. Begitu kena, kabel nggubel-nggubel motor,” ujarnya.
Pasca kejadian, ia berinisiatif mengecek kondisi TKP. Kabel wifi masih berserakan di pinggir jalan. Belum ada perbaikan.
Dirinya juga sempat menunggu (nyanggong), kalau kemungkinan pekerja wifi datang. Namun ditunggu sampai siang hari, tak nampak batang hidungnya.
“Saya tunggu sampai jam setengah 1 siang di samping koperasi. Siapa tahu ada yang mau benerin, ternyata nggak ada juga. Mau minta klarifikasi, soalnya penyebab kecelakaan, sudah jelas dari kabel wifi,” imbuhnya.
Suyanto menambahkan sampai sekarang belum mengetahui siapa pemilik kabel wifi tersebut.
Meski korban, Suyati (66 tahun), warga Desa Jatihadi Kecamatan Sumber sudah pulang dari rumah sakit, namun menurutnya pemilik kabel wifi harus bertanggung jawab.
“Sampai kapanpun tetap saya kejar itu mas. Ibu saya yang paling parah lukanya lutut sebelah kiri. Dari rumah sakit, sudah pulang. Tapi tetap harus kontrol, kemungkinan cukup di Puskesmas,” kata Suyanto.
Ia berharap kedepan pengusaha wifi lebih peduli terhadap jalur kabel yang dipasang.
Selama ini kerap dijumpai, kabel wifi tidak beraturan. Bahkan terkadang membahayakan keselamatan pengguna jalan. (Musyafa Musa).

