
Rembang – Koper calon jemaah haji Kabupaten Rembang, hari Senin (04 Mei 2026) dikumpulkan di Gedung Balai Kartini Rembang.
Sejak pagi hingga siang hari, para Calhaj datang secara bergantian membawa koper ke lokasi tersebut. Panitia dari Pemkab melayani satu per satu jemaah, mulai dari pengecekan administrasi hingga penataan koper yang dikelompokkan sesuai kloter keberangkatan.
Kabag Kesra Setda Rembang, Maruli Dwi Ronisa, menjelaskan semula pihaknya mengambil koper Calhaj di Manyaran, Semarang pada 14 dan 15 April 2026 lalu. Setelah itu, koper dibagikan kepada para jemaah untuk diisi perlengkapan, kemudian dikumpulkan kembali.
“Pengumpulan koper jemaah haji dimulai dari pukul 08.00 sampai 14.00 WIB. Pukul 20.00 WIB, ribuan koper tersebut akan dikirim ke asrama haji di Kabupaten Boyolali dengan pengawalan pihak kepolisian,” terangnya.
Selama proses tersebut, panitia juga memberikan tanda tambahan pada koper untuk memudahkan identifikasi. Penandaan dilakukan menggunakan spidol, mencantumkan asal KBIH dan alamat jemaah guna menghindari kemungkinan tertukar.
“Memang sudah ada tanda sebelumnya, tetapi kami berinisiatif menambahkan penanda agar lebih mudah dalam pencarian dan pengelompokan,” imbuh Maruli.
Selain pengumpulan koper, Pemkab Rembang juga melakukan pengecekan Buku Kesehatan Jemaah Haji sebagai bagian dari persiapan keberangkatan.
Salah satu Calon Jemaah Haji asal Desa Ngotet, Kecamatan Rembang, Tugiyati (59), mengaku telah menyiapkan berbagai kebutuhan untuk dibawa ke Tanah Suci.
“Ini mengumpulkan koper besar, beratnya kurang dari 30 kilogram, sekitar 22 atau 25 kilo, maksimal kan 32 kilo. Isinya pakaian untuk umroh dan haji, mie instan, minyak angin, sabun mandi, sikat gigi, sampai sambal juga ada,” ungkapnya.
Diketahui, Calon Jemaah Haji dari Kabupaten Rembang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 6 dan 7 Mei 2026. Mereka berjumlah 1.080 orang. (Musyafa Musa).

