
Lasem – Sebuah tempat penggilingan padi di Desa Binangun Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang terbakar, Rabu malam (27/08) sekira pukul 23.00 wib.
Lokasi yang terbakar milik Zainul Anam (40 tahun), tinggal di Desa Gedongmulyo Kecamatan Lasem.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang, Erwin Rahadyan menuturkan begitu menerima laporan, pihaknya langsung menuju TKP.
“Tiba di lokasi kejadian Rabu tengah malam,” ujarnya.
Penyebab kebakaran diduga karena konsleting listrik. Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. Kalau misalnya mengetahui kabel mengelupas atau tanda-tanda kerusakan instalasi listrik, untuk segera diatasi.
Mengingat sekira 80 % kasus kebakaran, dipicu hubungan pendek arus listrik.
“Kami mengimbau masyarakat lebih peduli terhadap instalasi jaringan listrik di rumah masing-masing, maupun di tempat usahanya,” kata Erwin.
Proses pemadaman membutuhkan waktu cukup lama, karena banyak barang yang mudah terbakar. Pemadaman baru selesai sekira pukul 02.00 Kamis dini hari (28 Agustus 2025).
Kerugian ditaksir mencapai Rp 117 Jutaan, lantaran mesin pemecah kulit gabah, mesin pemutih beras, mesin blower dan timbangan ikut hangus.
Selain itu, bangunan penggilingan padi yang terbuat dari tembok dan kayu berukuran 12 x 20 meter, mengalami kerusakan berat.
“Kerugian paling besar dari bangunan, disusul mesin pemecah kulit gabah. Soalnya 1 unit mesin itu, harganya bisa sampai Rp 30 jutaan,” imbuhnya. (Musyafa Musa).

