Yukk..Kita Bedah Profil Ida Nur Saadah, Wanita Pengganti Gus Hanies Sebagai Ketua PKB Rembang
PLT Ketua DPC PKB Kabupaten Rembang, Ida Nur Saadah.
PLT Ketua DPC PKB Kabupaten Rembang, Ida Nur Saadah.

Rembang – Nama Ida Nur Saadah tiba-tiba menjadi bahan perbincangan di tengah-tengah kancah perpolitikan Kabupaten Rembang, karena menggantikan Moch. Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies), sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Rembang.

Ida Nursaadah merupakan wanita kelahiran Demak, berusia 54 tahun. Ia pernah menjadi pimpinan Sanggar Ida Perias sejak tahun 1995 silam, hingga kemudian terjun ke dunia politik.

Ida menduduki anggota DPRD Demak selama dua periode, sejak tahun 2004 sampai 2014.

Barulah pada Pemilu 2014, Ida maju ke Pemilu DPRD Provinsi Jawa Tengah dari daerah pemilihan 3, meliputi Kudus, Jepara dan Demak. Ia bahkan sudah terpilih tiga periode ini, termasuk dalam Pemilu 2024.

Ida aktif di organisasi Fatayat NU, merintis dari posisi Wakil Sekretaris, Sekretaris dan terpilih sebagai Ketua Fatayat NU Demak tahun 1996. Pada periode 2019 – 2024, dirinya menjadi Ketua DPW Perempuan Bangsa Jawa Tengah, salah satu badan otonom PKB.

Wanita ini memiliki gelar Sarjana Pendidikan Islam dan Magister Hukum.

Ida Nur Saadah kepada wartawan menegaskan tidak ada kepengurusan ganda PKB di Kabupaten Rembang.

Yang ada, terdapat surat keputusan (SK) baru dari DPP, hanya mengganti posisi Ketua dan Sekretaris pengurus lama.

Gus Hanies digantikan Pelaksana Tugas (PLT) Ketua, Ida Nur Saadah dan posisi Sekretaris dari Maslichan, digantikan Muh. Zen (politisi PKB dari Desa Bungasrejo Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati).

“Istilah dualisme kepemimpinan itu tidak ada, semua SK dari DPP. DPP sudah menerbitkan SK terakhir, yang masuk Silon KPU dan berhak mendaftarkan pasangan calon,” tuturnya.

Ia ditugaskan menjadi PLT Ketua DPC PKB, untuk melakukan komunikasi dengan fraksi PKB DPRD dan struktur DPC, supaya PKB Rembang tidak pecah.

“Saya harus bisa mengkomunikasikan pihak yang ada di SK lama dan SK baru. Pada intinya SK lama dan SK baru hanya berubah di ketua dan sekretarisnya saja,” kata Ida.

Rekomendasi Pilkada

PKB Rembang pimpinan Ida ini sudah resmi mendukung pasangan calon Vivit Dinarini Atnasari – Zaimul Umam, di Pilkada Rembang.

Sedangkan Ketua PKB lama, Moch. Hanies Cholil Barro’ yang maju bersama calon Bupati Harno, justru tidak mendapatkan rekomendasi PKB.

Gus Hanies yang merupakan adik Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, turut dikaitkan dengan perseteruan elite PKB dengan PBNU, sehingga tidak mengantongi rekomendasi.

Ida menambahkan akan pelan-pelan menyampaikan keputusan DPP, soal rekomendasi pencalonan. Prinsipnya, ia mengajak semua kader PKB untuk mematuhi rekomendasi tersebut.

“Kita alon-alon ya mas, saya yang melaksanakan mandat tersebut, ditugaskan untuk mengkomunikasikan,” terangnya.

Ida sendiri mengaku sudah terbiasa membagi waktu, antara tugas-tugasnya sebagai anggota DPRD Jawa Tengah dengan memimpin PKB di Kabupaten Rembang. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.