
Rembang – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Rembang kembali meluncurkan gebrakan program produktif untuk masyarakat.
Selasa pagi (07 Juli 2026), disalurkan bantuan alat-alat perbengkelan kepada 7 orang, dengan total nilai Rp 140 Juta.
Ketua Baznas Kabupaten Rembang, Mohammad Ali Anshory menjelaskan setiap paket peralatan bengkel senilai Rp 20 Juta.
Pemilik bengkel bisa menyampaikan peralatan apa yang mereka belum punya, sehingga dapat dilengkapi oleh Baznas.
“Ini namanya program bantuan Z-Auto. Sasaran penerimanya adalah bengkel-bengkel kecil, tahap ini sebanyak 7 orang,” tuturnya.
Ali menambahkan penyaluran kali ini merupakan tahap ketiga. Sebelumnya sudah ada 10 orang pemilik bengkel menerima bantuan serupa.
Tujuannya, sebagai bentuk kepedulian bengkel-bengkel kecil, sehingga mereka bisa berkembang dan memiliki perekonomian lebih baik.
“Ketika kita bantu, Baznas Rembang berharap bisa lebih lancar. Kalau usaha lancar, insyaallah bisa menjadi daya ungkit kesejahteraan penerimanya. Kami mohon do’anya, umat yang membayar zakat lewat Baznas semakin banyak, sehingga manfaatnya kepada yang berhak menerima, akan lebih luas,” imbuh Ali.
Salah satu pemilik bengkel, Wajidi Rohman, warga Desa Pomahan Kecamatan Sulang mengaku sangat bersyukur, memperoleh bantuan dari Baznas Rembang.
“Alhamdulillah senang sekali mas, semoga bengkel saya semakin maju dan lancar. Bisa memperingan beban saya,” ujarnya.
Ia mencontohkan salah satu alat yang belum punya adalah scanner untuk mengetahui jenis kerusakan pada motor injeksi, lantaran harganya lumayan mahal.
Wajidi bersyukur keinginannya dapat dipenuhi oleh Baznas melalui program Z Auto ini.
“Kita kan harus mengikuti perkembangan. Kebetulan alat scanner yang sebelumnya saya nggak punya, sekarang dapat dipenuhi oleh Baznas,” beber Wajidi.
Dalam kesempatan itu, pemilik bengkel tidak hanya menerima bantuan peralatan, tetapi juga mendapatkan bekal pelatihan oleh instruktur yang didatangkan dari SMK Muhammadiyah Rembang. (Musyafa Musa).

