
Sluke – Seorang wanita warga Desa Trahan, Kecamatan Sluke, Rabu siang (25 Maret 2026) menjadi korban pembacokan oleh pelaku pria yang mengalami gangguan jiwa.
Peristiwa itu terjadi saat korban, Hidayah (usia sekira 55 tahun), sedang naik sepeda motor akan mengantarkan nasi berkat.
Kepala Desa Trahan, Kecamatan Sluke, Tunikah saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
Korban menderita luka pada tangan kiri dan harus menjalani operasi di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang.
“Korban sudah dibawa ke RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, korban akan dioperasi,” terangnya.
Menurutnya, korban sempat tidak sadarkan diri selama hampir 1 jam. Namun setelah mendapatkan penanganan medis, berangsur-angsur yang bersangkutan mulai siuman.
“Sudah, (korban) sudah sadar,” imbuh Kades.
Belum diketahui pasti kronologis kejadian ini, kenapa orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) bertubuh gempat tersebut, membawa senjata tajam jenis sabit, kemudian berlari dan membacok korban.
“Kita juga nggak tahu kok tiba-tiba ada ODGJ di situ mas,” ungkapnya.
Usai kejadian, aparat TNI/Polri bersama masyarakat bergerak cepat mengamankan pelaku. Kedua tangan pelaku diikat, selanjutnya dibawa ke Polsek Sluke, dengan menggunakan mobil polisi.
Kapolsek Sluke, AKP Marjito menjelaskan kronologis kejadian. Awalnya, korban membonceng sepeda motor yang dikendarai Lailatul Fitri, warga Desa Jurangjero Kecamatan Sluke.
Sepeda motor melaju dari selatan ke utara, berpapasan dengan pelaku yang membawa sabit, sambil berteriak-teriak. Pelaku mengayunkan sabit, hingga mengenai tangan kiri Hidayah.
“Otot tendon tangan kiri korban putus, akibat sabetan senjata tajam. Pelaku juga sudah kami evakuasi ke RSUD Rembang, untuk mendapatkan penanganan,” tandasnya. (Musyafa Musa).

