
Rembang – Calon Bupati dan Wakil Bupati Rembang, Harno dan Moch. Hanies Cholil Barro’ (Harmonis) mencanangkan program Satu Desa, Satu Sarjana.
Harno menyatakan program tersebut sebagai salah satu bentuk dorongan untuk memajukan pendidikan dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM).
Ketika ada pelajar berprestasi di suatu desa, apalagi kondisi perekonomiannya belum mampu kuliah, maka harus difasilitasi untuk kuliah.
“Prioritas, berprestasi dari keluarga tidak mampu. Tapi antar desa, bisa jadi berbeda-beda, kita lihat situasinya,” kata Harno.
Menurutnya, program Satu Desa, Satu Sarjana tidak sulit diwujudkan. Sumber anggaran, bisa menggunakan sarana program beasiswa dari pemerintah maupun mengoptimalkan dana CSR perusahaan.
“Realistis dan itu sangat diperlukan, agar pendidikan bisa kita angkat,” tandasnya.
Sarana Dan Kualitas Pendidik
Harno menambahkan dengan SDM yang mumpuni, ditunjang pendidikan tinggi, memang belum bisa secara langsung memangkas kemiskinan.
Tapi setidaknya dengan modal sarjana, ia berharap warga akan mampu berpikir untuk meningkatkan produktivitas.
“Memangkas kemiskinan langsung, bisa dikatakan belum, tapi minimal dengan adanya SDM yang mumpuni, ia akan mampu berpikir. Misal kerjanya di desa, di sawah, kita bisa berpikir hal lain yang bisa lebih produktif,” beber Harno.
Selain program Satu Desa Satu Sarjana, pasangan Harmonis jika kelak terpilih, bertekad meningkatkan sarana pra sarana pendidikan umum dan keagamaan, serta meningkatkan kualitas para pendidik. (Musyafa Musa).

