
Rembang – Seorang tersangka pelaku pencuri sepeda motor dibekuk aparat Polres Rembang. Setelah dikembangkan, ternyata tersangka mengaku sudah melakukan aksi pencurian di 9 TKP lain.
Kasat Reskrim Polres Rembang, AKP Alva Zakiya Akbar melalui Kaur Binops Satreskrim, Iptu Widodo Eko Prasetiyo menjelaskan tersangka berinisial EP (31 tahun), warga Desa Gedangan, Rembang.
Tersangka awalnya diduga mencuri sepeda motor dan HP dengan nilai kerugian Rp 6 Jutaan, milik Suyatno (39 tahun), warga Desa Pedak Kecamatan Sulang.
“Waktu itu kejadian di Desa Pedak tanggal 17 Oktober 2026. Korban kehilangan sepeda motor dan HP, saat pergi dari rumah. Anaknya sekolah di Madrasah. Ketika pulang, motor sudah nggak ada. Korban sempat mengira motor dipinjam saudaranya. Pemilik baru menyadari, setelah saudaranya tersebut datang, mau pinjam motor. Setelah dicari-cari nggak ketemu, korban baru melapor ke polisi,” terangnya, Kamis (22 Oktober 2026).
Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan indikasi keterlibatan tersangka EP, warga Desa Gedangan.
EP selanjutnya ditahan di Polres Rembang, beserta barang bukti sepeda motor Yamaha Jupiter Z.
Ketika diinterogasi, tersangka mengaku melakukan pencurian di 9 TKP lain, mayoritas menggasak sepeda motor. Rincian 9 TKP itu diantaranya :
- Kawasan bong (makam) China Desa Turusgede, Rembang (Honda Supra warna hitam).
- Area persawahan Desa Dresi Kulon Kecamatan Kaliori (Honda Revo hitam).
- Persawahan Desa Jatihadi Kecamatan Sumber (Honda Beat warna merah putih).
- Di dalam pabrik kerupuk Desa Weton, Rembang (1 besi timbangan).
- Persawahan Desa Sukorejo Kecamatan Sumber (Honda Revo).
- Lahan tebu Desa Kerep Kecamatan Sulang (Suzuki Shogun).
- Kandang ayam samping rumah Desa Sidomulyo Kecamatan Kaliori (2 ekor ayam bangkok).
- Kandang bebek belakang rumah Desa Randuagung Kecamatan Sumber (2 ekor bebek).
- Di kawasan perumahan Desa Kedungrejo Rembang (4 unit meteran air PDAM).
Khusus pencurian di Desa Dresi Kulon Kecamatan Kaliori, tersangka menggunakan sarana sepeda motor Honda Supra yang merupakan hasil curian, untuk mencuri Honda Revo.
Honda Supra terpaksa ia tinggal di TKP, karena lebih memilih membawa kabur Honda Revo.
“Tersangka beraksi sendirian, mungkin sulit membawa dua motor sekaligus, sehingga yang satu ditinggal di TKP situ,” bebernya. (Musyafa Musa).
