
Sluke – Sebuah pohon trembesi berukuran cukup besar tumbang dan menghalangi jalur Pantura Desa Trahan Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Kamis (15 Januari 2026) sekira pukul 06.00 Wib.
Kapolsek Sluke, AKP Marjito mengatakan pohon tersebut ambruk, karena curah hujan tinggi dan disertai angin, mengakibatkan akar pohon tidak kuat menahan.
Situasi arus lalu lintas sempat terganggu, karena pohon menutup lebih dari separuh badan jalan.
“Masuknya ikut Desa Trahan. Pohon jenis Trembesi. Kontur tanah lembek, ada angin, pohon akhirnya roboh menutupi jalan,” terangnya.
AKP Marjito menambahkan untuk penanganan awal, anggota Polsek Sluke bersama warga melakukan pemotongan pohon, dengan menggunakan peralatan manual.
“Tadi polisi dibantu warga ya pakai bendho, sabit, untuk memotong ranting-ranting pohon,” imbuh Kapolsek.
Setelah itu, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang turun ke lokasi, guna memotong pohon dengan gergaji mesin, sehingga proses evakuasi pohon menjadi lebih cepat.
“Pemotongan dan evakuasi selesai sekira pukul 08.30 Wib. Lalu lintas yang semula macet, akhirnya normal kembali,” imbuhnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, karena saat pohon ambruk, kebetulan tidak ada pengendara sepeda motor maupun mobil yang melintas.
Kapolsek Sluke juga turut mengimbau masyarakat saat hujan deras, jangan berteduh di bawah pohon.
Tapi sebaiknya mencari lokasi yang lebih aman, untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, manakala ada pohon tumbang. (Musyafa Musa).

