Kerja Satu Bulan, Berapa Honor Petugas Pantarlih ??
Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) di Desa Pamotan menempelkan stiker di rumah Kades, usai Coklit pemilih, hari Senin (24/06).
Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) di Desa Pamotan menempelkan stiker di rumah Kades, usai Coklit pemilih, hari Senin (24/06).

Rembang – Ribuan petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) di Kabupaten Rembang langsung bekerja, setelah dilantik hari Senin (24 Juni 2024).

Mereka melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) pemilih untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rembang, serta pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah.

Kepala Desa Pamotan Kecamatan Pamotan, A. Maskur Rukhani menjelaskan desanya menjadi desa dengan jumlah Pantarlih terbanyak se-Kabupaten Rembang, yakni 30 personil.

“Hal ini wajar, karena di Desa Pamotan saja jumlah pemilihnya 7.700 an orang. Tadi saya mengawali sudah dicoklit oleh petugas Pantarlih. Saat pelantikan pak Ketua KPU Kabupaten juga hadir,” ujarnya.

Ada pula beberapa desa yang jumlah petugas Pantarlih hanya 1 orang, karena pemilihnya tergolong sedikit.

Diantaranya Desa Pantiharjo Kecamatan Kaliori, Desa Ngulangan Kecamatan Pancur, Desa Blimbing Kecamatan Sluke dan Desa Ngargomulyo Kecamatan Lasem.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang, M. Ika Iqbal Fahmi membeberkan jumlah petugas Pantarlih di wilayahnya sebanyak 1.921 orang, dengan jumlah TPS 1.048 lokasi. Setelah dilantik, mereka juga mendapatkan bimbingan tekhnis.

“Nantinya jumlah pemilih yang dicoklit 497.768, rinciannya pemilih laki-laki 247.798 dan pemilih perempuan 249.970,” terangnya.

Iqbal menimpali petugas Pantarlih wajib datang ke rumah-rumah. Jika ada pemilih baru, bisa ditambahkan.

Sebaliknya kalau ada yang tidak memenuhi syarat, semisal meninggal dunia, pindah domisili atau berubah status menjadi anggota TNI/Polri, dilakukan penyesuaian tidak memenuhi syarat (TMS).

Petugas Pantarlih bekerja selama 1 bulan, antara tanggal 24 Juni sampai 24 Juli 2024.

“Temen-temen Pantarlih wajib door to door, datang langsung ke rumah-rumah warga, mencocokkan dan meneliti sampai ke wilayah-wilayah terpencil sekalipun. Kita ingin data pemilih benar-benar valid. Termasuk menempelkan stiker sebagai bukti rumah tersebut sudah dikunjungi,” kata Iqbal.

Soal honor Pantarlih, Iqbal mengungkapkan nominalnya Rp 1 Juta, selama 1 bulan tersebut. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan