Warga Melapor Kehilangan Buku Nikah, Polisi Harus Lebih Jeli Karena Alasan Ini
Syarat-syarat mengurus surat kehilangan. (Foto atas) SPKT Polres Rembang memberikan pelayanan door to door kepada masyarakat.
Syarat-syarat mengurus surat kehilangan. (Foto atas) SPKT Polres Rembang memberikan pelayanan door to door kepada masyarakat.

Rembang – Aparat Polres Rembang mewaspadai betul, ketika ada warga melapor kehilangan buku nikah.

Jangan sampai setelah diberi surat kehilangan untuk mengurus kembali, akan terjadi penyalahgunaan.

Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Rembang, Aiptu Supriyanto menjelaskan sering kali warga yang melapor tidak mempunyai dokumen foto copy buku nikah.

Makanya, sebelum datang ke Polres Rembang untuk mengurus surat keterangan kehilangan, terlebih dahulu bisa melengkapi sejumlah syarat, diantaranya foto copy KTP pelapor/yang kehilangan, surat pernyataan kehilangan buku nikah bermaterai diketahui oleh kepala desa/Lurah setempat, nomor buku nikah, serta surat kuasa bermaterai apabila dilaporkan oleh orang lain.

“Jadi kalau tidak ada foto copy buku nikah, pelapor ya harus tanya ke KUA dulu untuk mengetahui nomor buku nikah,” terangnya.

Menurut Aiptu Supriyanto, pihaknya sering kali menjumpai warga kehilangan buku nikah, terutama dari Kabupaten Rembang bagian timur, seperti Kecamatan Sarang, Kragan dan Kecamatan Sedan.

“Yang sudah-sudah itu, nuwun sewu wilayah timur banyak sekali yang melaporkan kehilangan buku nikah,” imbuh Aiptu Supriyanto.

Mereka melapor kehilangan buku nikah, biasanya untuk mengurus gugatan cerai. Apabila tidak punya buku nikah, pihak Pengadilan Agama (PA) belum bisa melayani.

“Jika tidak punya dokumen buku nikah, dilaporkan ke PA belum bisa,” bebernya.

Polisi harus lebih jeli, ketika menerima laporan kehilangan buku nikah. Misalnya, dalam surat pernyataan kehilangan harus ditandatangani suami isteri bermaterai.

“Termasuk diketahui oleh kepala desa/lurah, KUA setempat dan saksi,” tandasnya.

Selain buku nikah, peristiwa yang sering terjadi adalah kehilangan SIM, KTP, akta kelahiran dan STNK.

“Kalau surat-surat berharga, seperti BPKB, Ijazah dan sertifikat tanah. Syarat-syaratnya lebih banyak lagi,” kata Aiptu Supriyanto.

Aiptu Supriyanto menambahkan SPKT Polres Rembang juga melayani surat keterangan kehilangan door to door.

Syarat-syarat dari pemohon bisa dikirim ke nomor WhatsApp 0823 1017 6868. Setelah diproses, kemudian surat keterangan yang sudah jadi, langsung diantar ke rumah pemiliknya, tanpa dipungut biaya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan