Bupati : “Salah Kowe Tak Jiotosi, Ampun Ngoten Lho Nggeh…”
Bupati Rembang, Abdul Hafidz hadir dalam peningkatan kapasitas anggota Linmas di Pantai Pasir Putih Wates Desa Tasikharjo, Kecamatan Kaliori, Senin (21/01).
Bupati Rembang, Abdul Hafidz hadir dalam peningkatan kapasitas anggota Linmas di Pantai Pasir Putih Wates Desa Tasikharjo, Kecamatan Kaliori, Senin (21/01).

Rembang – Bupati Rembang, Abdul Hafidz berulang kali mengingatkan bahwa tugas pokok utama anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) adalah membantu menjaga keamanan dan ketertiban di desa masing-masing.

Khusus pada Pemilu 14 Februari mendatang, anggota Linmas membantu mengamankan tempat pemungutan suara (TPS). Hal itu ia sampaikan pada saat peningkatan kapasitas Satlinmas se-Kecamatan Kaliori di kawasan Pantai Pasir Putih Wates Desa Tasikharjo Kec. Kaliori, Senin (22/01).

Bupati menekankan Linmas tidak memiliki kewenangan untuk mengadili atau bahkan menghakimi sebuah permasalahan.

“Nek ono masyarakat salah, salah kowe, tak jiotosi, ampun ngoten lho nggeh. Nek ora gelem ngene, ora nurut tak jotosi, ampun nggeh,” tuturnya.

Hafidz menyarankan kalau ada permasalahan, anggota Linmas segera menyampaikan kepada kepala desa, untuk selanjutnya diteruskan kepada TNI/Polri sebagai mitra.

“Di desa sudah ada Babinsa dan Babhinkamtibmas, itu mitra dari desa,” imbuh Bupati.

Menurut Bupati, anggota Linmas selama ini tidak mendapatkan gaji rutin. Namun pada pagelaran pesta demokrasi, Linmas memperoleh bayaran sekira Rp 700 Ribu.

“Iki ono bayarane 700 ewu, betul 700 ribu ya dan itu saya kira nggak seberapa. Tapi saya yakin tidak masalah, karena semua didasari niat tulus hati panjenengan untuk ikut membantu menjaga keamanan dan ketertiban selama Pemilu,” tandasnya.

Bupati menimpali Linmas memiliki peran strategis dalam hal keamanan desa dan negara. Ia beralasan keamanan negara bisa terwujud, jika kondusifitas desa terjaga.

“Yang terpenting masyarakat juga terus menjaga kerukunan,” pungkas Hafidz. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan