Dua Hal Disorot Pada Milad Baznas Ke-23, Salah Satunya Belum Punya Kantor
Kantor Baznas Rembang.
Kantor Baznas Rembang.

Rembang – Ada dua hal yang disorot Bupati Rembang, Abdul Hafidz saat ulang tahun atau Milad ke-23 Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), tanggal 17 Januari 2024.

Bupati menyebut Baznas Kabupaten Rembang tidak mempunyai tanah maupun kantor. Saat ini kantor yang berdiri di dekat Gedung Haji, merupakan bangunan pinjaman.

“Tanahe silehan, kantornya juga silehan (pinjaman),” tuturnya.

Namun Hafidz memastikan siap membantu mencarikan, agar keberadaan Baznas memiliki kantor yang layak.

“Akan saya kasih tanah, nanti, biar penasaran. Nak tak wenehi sekarang, ini mau Pileg mau Pilpres. Nanti saja kalau setelah Pil. Mintae ning njobo, padahal enak ning njero. Saya kira tidak ada salahnya, karena untuk kemajuan Rembang. Nanti saya clearkan sama pak Wakil Bupati,” kata Bupati.

Selain masalah kantor, Hafidz juga menyentil tentang kesadaran menumbuhkan semangat zakat, infaq dan sedekah di kalangan aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat.

Ia berpendapat karena yang dikumpulkan oleh Baznas, jelas-jelas dikembalikan lagi untuk kepentingan masyarakat, Bupati akan membantu mencarikan terobosan-terobosan. Bisa saja nantinya merambah sampai ke tingkat kecamatan dan desa.

“Perangkat desa angger bulan entuk gaji, nggak ada salahnya nyumbang 25 ewu atau 50 ewu. Kalau 294 desa, sudah berapa itu. Hasilnya dikembalikan lagi untuk membantu masyarakat, boten dikorupsi. Coba saya nanti melalui diskusi-diskusi ringan dengan berbagai pihak. Soalnya Baznas ini menyempurnakan kekurangan dari pemerintah,” imbuhnya.

Hafidz mencontohkan zakat yang diberikan pegawai negeri. Jika ada 7 ribuan orang, mau membayar zakat Rp 100 Ribu per bulan, sudah terkumpul Rp 700 Juta. Tiap tahun mampu menggalang Rp 8,4 Miliar.

“Tapi kita akui memang belum maksimal. Ada yang mau, ada yang nggak mau,” ujar Bupati yang akan berusia 62 tahun ini.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Rembang, Mohammad Ali Anshory menjelaskan selama tahun 2023, dari target pengumpulan zakat infaq dan sedekah Rp 7 Miliar, baru tercapai Rp 4,2 Miliar.

Oleh Baznas pusat, pihaknya ditarget Rp 10,3 Miliar pada tahun 2024 ini.

“Muda-mudahan tercapai, hanya Allah yang akan membukakan semua ini. Sudah banyak yang kita salurkan selama tahun 2023 kemarin. Mulai bedah rumah, paket Sembako, bantuan pendidikan, santunan duafa, bantuan ternak, usaha dan masih banyak lagi,” beber Ali. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan