Tahun 2023 Kab. Rembang Surplus Beras, Berapa Angkanya ??
Seorang petani di Kabupaten Rembang memanen padi.
Seorang petani di Kabupaten Rembang memanen padi.

Rembang – Kabupaten Rembang mengalami surplus beras untuk kebutuhan selama 10 bulan kedepan.

Kepala Dinas Pertanian Dan Pangan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto menuturkan luas tanaman padi selama tahun 2023 mencapai 37.861 hektar, dengan produksi gabah kering panen (GKP) 215 ribu ton.

Berdasarkan perhitungan, per hektar memperoleh hasil rata-rata 5,7 ton, maka kalau dikonversi dalam bentuk beras setara 108.110 ton. Padahal kebutuhan beras masyarakat Kabupaten Rembang setiap tahun 56.435 ton.

“Sehingga dari hasil produksi tahun ini masih surplus untuk 10 bulan,” terang Agus.

Sementara itu, Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengaku pemerintah memiliki harapan besar terhadap sektor pertanian.

“Di Kab. Rembang ini ada lahan sawah 37 ribu hektar, belum lagi lahan persil Perhutani yang jumlahnya sangat banyak. Saya kira hasil pertanian cukup menggembirakan. Rembang berarti ora ono kekurangan pangan,” tuturnya.

Hafidz menambahkan saat ini petani memang dihadapkan pada situasi cuaca yang semakin tidak menentu. Tidak seperti kondisi zaman dulu yang bisa diprediksi.

“Dulu telung wulan mangsane laboh, patang wulan rendheng, sisane ketigo. Iku zaman cilik kulo, sekarang nggak bisa,” imbuh Bupati.

Perubahan cuaca semacam itu, salah satu pemicunya tidak lepas dari ulah tangan manusia sendiri. Mulai dari sampah plastik, penebangan liar dan pembakaran hutan, pencemaran, limbah rumah tangga, gas industri serta masih banyak lagi yang mengakibatkan pemanasan global.

“Alam berubah karena kita sendiri, karena alamnya nggak seperti dulu, maka kita harus cerdas menyesuaikan tanaman yang akan kita pilih,” pungkas Bupati yang dulunya juga seorang petani ini. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan