Ternyata Ada Maksudnya, Kenapa Pelebaran Jalan Kok Sepotong-Sepotong Di Rembang
Salah satu ruas jalan antar kecamatan yang sudah dilebarkan Pemkab Rembang.
Salah satu ruas jalan antar kecamatan yang sudah dilebarkan Pemkab Rembang.

Rembang – Pelebaran sejumlah ruas jalan di Kabupaten Rembang yang tidak tuntas, ternyata ada maksud tertentu. Tak sekedar karena anggaran pemerintah terbatas.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz mencontohkan pelebaran jalan antara Sulang – Gunem – Pamotan, kemudian pelebaran Dresi Kulon – Sumber – Sulang sempat mengundang banyak pertanyaan dari masyarakat, kenapa tidak sekalian diselesaikan.

Ia memang sengaja melakukan cara tersebut. Alasannya, kalau satu jalur dilebarkan semua, pasti akan memicu kendaraan berat, seperti truk tronton dan truk gandeng masuk. Akibatnya, jalan menjadi cepat rusak, karena tidak sesuai dengan kapasitas bobot muatan.

“Pancen tak sengojo, urung tak ambakno kabeh. Diliwati tronton, truk gandeng malah bubar. Ini strategi,” ujarnya.

Hafidz memperinci dengan adanya sisa jalan yang masih sempit, nantinya tetap akan dilebarkan.

“Jangan sampai yang sempit belum diperbaiki, yang sudah bagus dan lebar, malah rusak duluan. Ben bareng apike,” kata Bupati.

Menurutnya, jika muncul suara-suara negatif yang menganggap kenapa perbaikan jalan setengah hati, sebatas didengarkan saja.

“Nek ono suoro Bupati niat mbangun ora mesisan, yo dirungokno wae. Ono to sing do mangkel,” imbuhnya.

Bupati asli Dusun Mudal Desa Pamotan Kecamatan Pamotan tersebut tetap ingin melakukan pemerataan infrastruktur jalan yang bagus, meski terkadang muncul penilaian terjadi ketimpangan antara Rembang barat dan Rembang timur.

Biasanya, Bupati selalu menjadi sasaran.

“Lha yo nek Sumber elek, Sarang apik. Bupatine ko wetan, mulane sing etan dibangun kabeh. Kulon tak bangun, ono sing ngomong Bupati wis lali wetone piye, wetan kok dilalekno. Kita tetap ingin ada pemerataan dan nggak ada ketimpangan,” tandas Hafidz.

Pada tahun 2024, salah satu ruas jalan yang akan dilebarkan yakni antara Sulang – Sumber, dengan alokasi anggaran Rp 38 Miliar.

“Insyaallah Sulang – Sumber juga akan kita lebarkan. Ora tanggung-tanggung, wuakih iki (anggarannya),” pungkasnya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan