Angka Kemiskinan Di Kab. Rembang, Yukk..Kita Bandingkan Dengan 4 Kabupaten Tetangga
Potret udara kawasan perumahan Kota Rembang. Alun-Alun sebagai jantung ibu kota kabupaten.
Potret udara kawasan perumahan Kota Rembang. Alun-Alun sebagai jantung ibu kota kabupaten.

Rembang – Angka kemiskinan di Kabupaten Rembang masih berada pada ranking 7 terparah se-Jawa Tengah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Kabupaten Rembang tahun 2022 sebanyak 94 ribuan jiwa, kemudian tahun 2023 turun menjadi 91 ribuan jiwa.

Dari persentase 14,65 % di tahun 2022, menjadi 14,17 % atau turun hanya 0,48 % pada 2023.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengungkapkan masih tingginya angka kemiskinan tersebut menjadi tanggung jawab bersama.

“Kemiskinan kita turun 0,48 %, tidak ada setengah persen. Masih berada pada kisaran 14 %, kita nomor 7 termiskin se-Jawa Tengah dari 35 kabupaten/kota. Ini perlu perhatian kita semua,” ujarnya.

Jika mengaca data BPS Jawa Tengah, dibandingkan dengan empat daerah tetangga se Eks Karesidenan Pati, Kabupaten Rembang masih tetap yang paling tinggi persentase kemiskinannya.

Setelah Kabupaten Rembang, disusul Kabupaten Blora, Kabupaten Pati, Kudus dan Kabupaten Jepara.

Secara rinci, di Kabupaten Blora, tahun 2022 jumlah penduduk miskin 99,8 Ribu jiwa (11,53 %), turun menjadi 99,6 Ribu (11,49 %) di tahun 2023.

Selanjutnya, Kabupaten Pati dari 118,04 ribu tahun 2022 menjadi 118,18 Ribu di tahun 2023, dengan persentase 9,31 %.

Kabupaten Kudus, dari 66,06 Ribu (7,41 %) menjadi 65,16 Ribu (7,24 %). Sedangkan Kabupaten Jepara, dari 89,08 Ribu (6,88 %) menjadi 86,75 Ribu (6,61 %) di tahun 2023 ini. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan