Jempol Boss, 10 Menit Langsung Beres!! Siapkan Dua Syarat Ini
Jempol Boss di Alun-Alun Rembang Minggu (12/11), inovasi mengurus izin.
Jempol Boss di Alun-Alun Rembang Minggu (12/11), inovasi mengurus izin.

Rembang – Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Rembang mempermudah pelayanan izin usaha, dengan membuka stand di arena olahraga kawasan Alun-Alun Rembang, Minggu pagi (12 November 2023).

Mereka menggelar pentas musik di pojok utara Alun-Alun, sambil melayani masyarakat yang ingin konsultasi maupun mengurus izin usaha.

Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Budiyono menyebut kegiatan itu dinamakan Jempol Boss (Jemput Bola Perizinan Berusaha OSS).

Menurutnya, perlu ada inovasi untuk mendekatkan dan memudahkan pelayanan perizinan.

“Hal ini sesuai dengan arahan pak Bupati dalam rangka memberikan pelayanan terbaik, sehingga kami berinovasi menggelar Jempol Boss di Alun-Alun,” ungkapnya.

Ia beralasan bisa jadi para pelaku usaha sibuk dengan aktivitas masing-masing, dari hari Senin sampai Sabtu, sehingga tidak sempat mengurus izin usaha. Maka pihaknya berinisiatif membuka pelayanan perizinan di hari Minggu.

Melalui upaya tersebut, ia berharap nilai investasi akan semakin meningkat.

“Kita jemput bola, biar warga yang pas olahraga di Alun-Alun atau bisanya di hari libur, bisa mengurus izin. Kalau hari-hari aktif kan kita buka pelayanan di kantor, ini sengaja kami pilih di hari libur,” kata Budiyono.

Budiyono menambahkan mengurus izin usaha sangatlah mudah. Pemohon cukup membawa KTP dan memiliki nomor WhatsApp. Rata-rata membutuhkan waktu 10 menit, nomor induk berusaha (NIB) sudah terbit.

“Yang pasti tanpa dipungut biaya atau gratis. Kegiatan ini semakin seru dengan hiburan live music. Kami kebetulan punya group musik Invest Band And Friends, band yang kami bentuk dengan para pegiat seni di Kabupaten Rembang,” terangnya.

Selama membuka pelayanan di Alun-Alun, tercatat ada 16 orang warga mengurus izin. Paling banyak pelaku UMKM yang bergerak di sektor makanan dan minuman.

“Ada pemilik kedai, buat kue, roti dan yang terakhir tadi ibu-ibu mau ngurus izin untuk minuman herbal,” pungkas Budiyono.

Rencananya, Jempol Boss di Alun-Alun akan digelar rutin, minimal dua minggu sekali. Lebih-lebih respon masyarakat terpantau cukup bagus, memanfaatkan momentum itu. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan