Ditemukan Puluhan Kotak Suara Rusak, KPU Minta Ganti. Terbuat Dari Bahan Apa??
Ketua KPU Rembang, M. Ika Iqbal Fahmi (kaos putih) menerima pengiriman kotak suara. Tampak Ketua Bawaslu setempat, Totok Suparyanto turut hadir memantau.
Ketua KPU Rembang, M. Ika Iqbal Fahmi (kaos putih) menerima pengiriman kotak suara. Tampak Ketua Bawaslu setempat, Totok Suparyanto turut hadir memantau.

Rembang – Puluhan kotak suara yang diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang untuk Pemilu 2024 mendatang, kondisinya rusak.

Ketua KPU Kabupaten Rembang, M. Ika Iqbal Fahmi menjelaskan pihaknya sejak hari Sabtu dan Minggu (15/10) menerima kiriman logistik kotak suara sebanyak 8.600 buah, berbahan karton duplex kedap air.

Kotak suara tersebut disimpan di dalam gudang jalan lingkar sebelah selatan pertigaan Desa Tireman, Rembang.

“Gudang itu sama yang kita gunakan saat Pilkada 2020 lalu,” kata Iqbal.

Setelah dicek, ada yang rusak 24, rata-rata sobek dan tidak utuh, sehingga yang diterima menjadi 8.576 kotak suara.

“Kemungkinan karena faktor proses pengiriman mas. Yang rusak, tentu tidak dipakai dan kita minta ganti,” tuturnya.

Total kebutuhan kotak suara di Kabupaten Rembang mencapai 11.033. Untuk kekurangan 2.457 kotak suara, akan dikirim menyusul pada tahap berikutnya.

“Tapi kita belum tahu kapan. Memang estimasi pengangkutan kotak suara ini ada 4 truk kontainer, kita baru terima 3 truk,” imbuh Iqbal.

Iqbal menambahkan pengiriman kotak suara ke Kabupaten Rembang, termasuk lebih cepat dibandingkan daerah-daerah lain di Jawa Tengah pada umumnya.

“Dari 35 kabupaten/kota, kita nomor tiga, setelah Surakarta dan Kabupaten Wonogiri,” terangnya.

Polisi dan petugas dari KPU melakukan penjagaan selama 24 jam di gudang penyimpanan, guna mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan.

“Untuk pengamanan, kita sudah koordinasi dengan Polres. Kepolisian sudah menurunkan personil. Selain itu, kita juga ada tenaga internal untuk ikut menjaga gudang. Soal perakitan kotak suara, kami menunggu instruksi dari KPU RI, tapi tampaknya masih lama,” beber pria warga Desa Pamotan ini.

Setelah kotak suara, nantinya akan menyusul pengiriman bilik suara. Jika mengacu jadwal, Pemilu serentak untuk memilih anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD kabupaten dan anggota DPD akan berlangsung 14 Februari 2024, sedangkan Pilkada serentak untuk memilih Gubernur, Bupati dan Wali Kota pada tanggal 27 November 2024. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan