Gasak Tembakau Milik Tetangga Sendiri, Seorang Pria Ditangkap Massa
Barang bukti pencurian tembakau di Desa Grawan Kecamatan Sumber.
Barang bukti pencurian tembakau di Desa Grawan Kecamatan Sumber.

Sumber – Tingginya harga tembakau, mengakibatkan aksi pencurian daun tembakau di Kabupaten Rembang semakin rawan terjadi, belakangan ini.

Peristiwa terbaru, masyarakat Desa Grawan Kecamatan Sumber menangkap seorang tersangka pelaku berinsial S (36 tahun) yang juga warga setempat. S tega menggasak tanaman tembakau milik tetangganya sendiri, dengan cara membabati tanaman menggunakan sebilah parang.

Peristiwa itu terjadi Minggu petang (01/10) sekira pukul 17.30 Wib di lahan milik Sijan, turut tanah Dusun Jatirejo Desa Grawan Kecamatan Sumber.

Menurut hasil olah TKP Polsek Sumber, Sijan awalnya merasa curiga, karena tanaman tembakaunya rusak. Ia kemudian berinisiatif mengintai dari kejauhan.

Tak berselang lama, Sijan memergoki ada seseorang membabati tanaman tembakau di lahannya. Spontan, Sijan langsung berteriak-teriak.

“Saya teriak maling-maling,” tuturnya kepada polisi.

Terduga pelaku sempat melarikan diri. Namun pada jarak sekira 100 an Meter, tersangka S berhasil diamankan massa, kemudian diserahkan ke rumah Kepala Desa Grawan.

Kapolsek Sumber, Iptu Bambang Ismoyo saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Setelah menerima informasi, pihaknya langsung menuju lokasi, untuk mengamankan terduga pelaku yang rawan diamuk massa. Polisi membawa yang bersangkutan ke Mapolres Rembang, guna penanganan lebih lanjut.

“Karena ada aparat kepolisian datang, warga akhirnya nggak sampai main hakim sendiri. Sudah kita amankan ke Polres tadi malam mas. Nggak ke Polsek, karena mempertimbangkan keselamatan tersangka,” imbuh Kapolsek.

Selain itu, ada pula barang bukti yang diamankan berupa seikat tanaman tembakau hasil curian, sepeda motor Yamaha Jupiter dan sebilah parang.

Iptu Bambang Ismoyo menambahhkan pencurian daun tembakau sudah beberapa kali terjadi. Lebih-lebih saat ini harga tembakau melambung, sehingga potensi kerawanan kian meningkat. Maka ia mengimbau petani tembakau untuk lebih waspada.

“Karena ada informasi seperti ini, paling tidak ada pengawasan. Kami dari Polsek sudah mengingatkan saat forum lintas sektor (Linsek). Di Grawan sendiri kan sudah beberapa kali terjadi, alhamdulillah warga sudah ada tindak lanjut. Begitu kejadian, pelaku bisa tertangkap,” terang Bambang.

Terduga pelaku yang masih diamankan di Polres Rembang, Senin siang (02/10) terus didalami keterangannya, apakah ada kemungkinan melakukan tindakan serupa di tempat lain atau tidak. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan