Pelajar Meninggal Dunia, Pihak Sekolah Gelar Do’a Bersama
Polisi menggelar olah TKP kecelakaan yang mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia, Jum’at pagi (29/09).
Polisi menggelar olah TKP kecelakaan yang mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia, Jum’at pagi (29/09).

Bulu – Seorang pelajar SMP N I Bulu meninggal dunia dan 1 orang lainnya mengalami luka-luka, akibat kecelakaan lalu lintas di jalan raya Rembang – Blora, antara Desa Bulu – Dusun Pejaten Desa Pejaten Kecamatan Bulu, Jum’at (29/09) sekira pukul 06.45 Wib.

Korban meninggal dunia berusia 13 tahun, sedangkan korban luka berusia 14 tahun, keduanya sama-sama warga Desa Bulu Kecamatan Bulu.

Kepala Sekolah SMP N I Bulu, Sugeng saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

Ia mengatakan sebenarnya pihak sekolah sudah menyediakan bus untuk mengangkut para pelajar, ketika akan berangkat maupun pulang sekolah. Namun sering kali pelajar diam-diam naik kendaraan sendiri dan menitipkan sepeda motor ke rumah-rumah warga di sekitar sekolah.

“Bus bergerak dari arah barat maupun arah timur, kita sudah sediakan dua bus untuk transportasi. Sejak lama anak-anak kami larang berkendara ke sekolah, karena dari segi usia dan aturan kepolisian, anak usia SMP kan belum berhak dapat SIM. Tapi yang namanya anak-anak, sering diam-diam, meski sudah berulang kali kita ingatkan, “ ujarnya.

Sugeng menambahkan pasca kejadian itu, pihaknya mengumpulkan pelajar, untuk menggelar do’a bersama.

Sekaligus ia mengingatkan kepada mereka jangan nekat mengendarai sepeda motor, utamanya saat berangkat dan pulang sekolah. Apalagi jalur menuju sekolah merupakan jalan nasional yang ramai lalu lalang kendaraan.

“Kami sudah langsung mengambil langkah-langkah, kami berikan pemahaman, harapannya peristiwa semacam itu tidak terjadi lagi, “ tandas Sugeng.

Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Rembang, Ipda Bhakti Prasetya menjelaskan berdasarkan hasil olah TKP, semula sepeda motor yang dikendarai korban bersama rekannya, melaju dari arah selatan ke utara, akan berangkat sekolah. Diduga pengendara motor kurang konsentrasi, sehingga motor oleng ke kiri, hingga keluar badan jalan.

Setelah itu, sepeda motor menabrak pohon dan menghantam tiang telefon. Pengendara sepeda motor meninggal dunia, karena menderita cidera berat pada bagian kepala.

“Untuk korban selamat yang membonceng, mengalami luka ringan di bagian tangan kiri, lecet tangan dan kaki, namun kondisinya sadar, “ bebernya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan