Kapal Tenggelam, Kerugian Materiil 1 Miliar
Kapal nelayan KM Puji Jaya tenggelam di sebelah utara Rembang, Jawa Tengah. (Foto : tangkapan layar dokumen nelayan dilansir dari Satpolair Polres Rembang).
Kapal nelayan KM Puji Jaya tenggelam di sebelah utara Rembang, Jawa Tengah. (Foto : tangkapan layar dokumen nelayan dilansir dari Satpolair Polres Rembang).

Rembang –  Sebuah kapal nelayan tenggelam di Laut Jawa, sekira 40 an Mil sebelah utara Pelabuhan Tasikagung, Rembang.

Kapal bernama KM Puji Jaya milik warga Kelurahan Tanjungsari, Rembang dengan bobot 29 Gross Ton itu karam, saat para anak buah kapal (ABK) mulai menebar jaring, untuk mencari ikan. Detik-detik kapal tenggelam, sempat direkam menggunakan kamera HP.

Kasat Polair Polres Rembang, AKP Sukamto menjelaskan peristiwa terjadi pada hari Sabtu (13/05) pukul 15.30 Wib. Namun 14 orang ABK berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan lain, kemudian bersandar di Pelabuhan Tasikagung, hari Minggu (14/05).

“Jadi kapal tenggelam, dengan nilai kerugian sekira Rp 1 Miliar, sedangkan semua ABK selamat. Kapal jenis ini biasanya melaut antara 15 hari sampai 1 bulan, “ jelasnya, hari Senin (15 Mei 2023).

AKP Sukamto menambahkan pada saat kapal berada di lokasi kejadian, ombak besar disertai angin kencang. Tiba-tiba nelayan memergoki bagian belakang kapal sebelah kiri bocor. Air sempat berhasil dikendalikan dengan mesin pompa penyedot.

Tapi sore harinya, cuaca semakin tidak bersahabat, membuat air laut masuk lagi dan merendam bagian mesin kapal. Sebelum kapal tenggelam, mereka meminta bantuan awak kapal lain di sekitar lokasi, untuk memberikan pertolongan.

“Para ABK yang ditolong, kemudian dibawa oleh KM Mustika Indah pulang ke Pelabuhan Tasikagung. Mereka tiba dengan selamat, “ kata Kasat Polair.

Menurutnya, selain faktor cuaca, diduga kondisi kayu kapal juga sudah tua.

“Dimungkinkan juga karena kondisi kapal lama, termasuk kapal tua. Belum lagi ombak besar dan angin kencang, “ imbuhnya.

Pihaknya sekaligus mengimbau para nelayan untuk memperhatikan sejumlah hal, sebelum berangkat melaut. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan