Isteri Bupati Pertanyakan Dapil DPRD Provinsi Jawa Tengah, Masalah Ini Yang Disoroti
Sosialisasi daerah pemilihan yang digelar oleh KPU Kabupaten Rembang, Jum’at (14/04).
Sosialisasi daerah pemilihan yang digelar oleh KPU Kabupaten Rembang, Jum’at (14/04).

Rembang – Jumlah daerah pemilihan (Dapil) DPRD Kabupaten Rembang pada Pemilu 2024 mendatang, ditetapkan sebanyak 7 Dapil.

Dalam sosialisasi daerah pemilihan di Pollos Hotel Rembang yang dihadiri berbagai kalangan, hari Jum’at (14/04), Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang, Moh. Zaenal Arifin menjelaskan ketujuh Dapil tersebut, meliputi Rembang I Kecamatan Rembang Kota dengan 6 kursi, Rembang II Pancur Lasem sebanyak 6 kursi, Rembang III Kragan Sluke alokasi 7 kursi, kemudian Rembang IV Sarang Sedan 8 kursi, Rembang V Sale Pamotan sebanyak 6 kursi, Rembang VI Bulu Gunem Sulang 6 kursi dan terakhir Rembang VII Sumber Kaliori memiliki 6 kursi.

“Jadi urutannya mengikuti arah dengan jarum jam, “ tuturnya.

Zaenal juga menyebut untuk pemilihan DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Rembang bersama Kabupaten Pati masuk dalam Daerah Pemilihan Jawa Tengah IV, dengan alokasi 6 kursi.

“Dibandingkan dengan daerah pemilihan lain di Jawa Tengah, alokasi kursi Rembang Pati paling sedikit, “ imbuh Zaenal.

Sedangkan untuk pemilihan DPR RI, Kabupaten Rembang bergabung dengan Blora, Pati dan Grobogan masuk di daerah pemilihan Jawa Tengah III, mempunyai 9 kursi.

“Untuk DPR RI, jumlah kursi Dapil Jawa Tengah III merupakan yang terbanyak, “ terangnya.

Saat sesi dialog, Ketua Tim Penggerak PKK yang juga isteri Bupati Rembang, Hasiroh Hafidz mempertanyakan soal jumlah kursi dalam pemilihan DPRD Jawa Tengah, Rembang dan Pati hanya mendapatkan 6 kursi.

Kenapa tidak digabung dengan 1 kabupaten lain, agar jumlah kursi lebih banyak.

“Ada Dapil lain punya 12 kursi, tapi Rembang Pati hanya 6, “ tanya Hasiroh.

Pertanyaan tersebut ditanggapi oleh komisioner KPU Kabupaten Rembang, Moh. Zaenal Arifin.

Ia menekankan bahwa penentuan daerah pemilihan mempertimbangkan 7 prinsip, yakni kesetaraan nilai suara, ketaatan pada sistem Pemilu proporsional, kemudian proporsionalitas, integritas wilayah, berada dalam cakupan wilayah yang sama, kohesivitas dan kesinambungan.

“Dapil sudah ditetapkan melalui Peraturan KPU atas dasar itu semua ibu, jadi ada hitung-hitungannya dari berbagai faktor, “ pungkasnya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan