Pemilih Berbasis KTP Elektronik, KPU Sebut Jumlah Kursi DPRD Rembang. Ada Perubahan Tidak ??
Maskutin dan Moh. Zaenal Arifin, Komisioner KPU Kabupaten Rembang.
Maskutin dan Moh. Zaenal Arifin, Komisioner KPU Kabupaten Rembang.

Rembang – Fungsi KTP elektronik menjadi sangat penting dalam perhelatan Pemilu 2024, terutama Pilkada serentak tanggal 27 November 2024 mendatang, karena hak pilih mengacu kepemilikan KTP elektronik.

Maskutin, Komisioner KPU Kabupaten Rembang menjelaskan meskipun ada warga tinggal bertahun-tahun di Kabupaten Rembang, namun KTP elektroniknya berasal dari luar daerah, maka yang bersangkutan tidak dimasukkan sebagai pemilih Kabupaten Rembang.

“Acuannya adalah KTP elektronik. Jadi untuk pemilih Kabupaten Rembang, harus dibuktikan KTP elektronik Kabupaten Rembang. Tinggal di sini tapi KTP nya Semarang, ya nggak bisa dimasukkan sebagai pemilih Kabupaten Rembang, “ tandasnya.

Sedangkan untuk batasan usia, minimal 17 tahun atau sudah pernah menikah.

“Ini menjadi syarat utama nyoblos. Kalau warga tersebut usianya baru 16 tahun tapi sudah pernah menikah, ya boleh nyoblos, “ kata Maskutin.

Maskutin menambahkan masyarakat bisa mengecek langsung sudah terdaftar sebagai hak pilih atau belum, melalui link cekdptonline.kpu.go.id.

Daftar pemilih yang muncul berbasis dari tingkat TPS sampai ke kabupaten.

“Kalau kemarin untuk cek kan di link lindungi hakmu, lha ini karena sudah masuk tahapan Pemilu 2024, linknya diganti ke cekdptonline.kpu.go.id, bapak ibu bisa melihat langsung di situ, “ terang wanita warga Desa Krikilan Kecamatan Sumber ini.

Sementara itu, komisioner KPU Rembang lainnya, Moh. Zaenal Arifin menyebut karena jumlah penduduk Kabupaten Rembang masih kurang dari 1 Juta orang, sehingga jumlah kursi dalam Pemilu DPRD Rembang, masih tetap pada angka 45 kursi.

“Belum ada perubahan, masih tetap 45 kursi, “ ucapnya.

Melansir dari website KPU Kabupaten Rembang, saat ini daftar pemilih berkelanjutan per bulan September 2022, jumlah pemilih mencapai 489.275 orang. Rinciannya, pemilih perempuan lebih banyak yakni 246.010, sedangkan pemilih laki-laki 243.265. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *