Ditinggal Nonton Kethoprak, Usaha Pemotongan Ayam Ludes Terbakar
Kebakaran tempat usaha pemotongan ayam di Desa Mojowarno, Kecamatan Kaliori, Selasa malam (08/11). Petugas Damkar berjibaku memadamkan api.
Kebakaran tempat usaha pemotongan ayam di Desa Mojowarno, Kecamatan Kaliori, Selasa malam (08/11). Petugas Damkar berjibaku memadamkan api.

Kaliori – Sebuah bangunan tempat usaha pemotongan ayam di Desa Mojowarno Kecamatan Kaliori ludes terbakar, Selasa malam (08/11), sekira pukul 22.00 Wib.

Lokasi tersebut milik Sutarno (55 tahun). Saat kejadian, pemilik bangunan sedang menonton kethoprak. Peristiwa itu dipergoki oleh seorang warga yang kebetulan melintas di sekitar TKP.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang, Bambang Budi Suharto menuturkan bangunan yang terbakar ukuran 8 x 10 Meter, alat freezer penyimpanan daging 2 buah, sepeda motor Yamaha Vega, alat dinamo untuk bubut bulu ayam dan ayam sebanyak 50 ekor.

Pihaknya yang menerima laporan, berupaya memadamkan si jago merah. Proses tersebut memakan waktu hampir 1 jam.

“Selesai pemadaman mendekati pukul setengah 12 malam. Kita pastikan tidak ada sisa api, setelah itu baru kembali ke posko, “ ujarnya.

Belum diketahui pasti apa penyebab kebakaran. Namun Bambang kembali mengingatkan kepada masyarakat, untuk rutin mengecek kondisi, sebelum pergi meninggalkan rumah.

“Supaya nggak ada kejadian yang tidak kita harapkan, “ imbuh Bambang.

Tidak ada korban dalam kejadian kebakaran di Desa Mojowarno ini. Sedangkan besaran nilai kerugian, ditaksir mencapai Rp 50 an Juta. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *