Pilkades Serentak : 12 Calon Petahana Gagal, Desa Waru Menjadi Yang Paling Menarik!! Hasilnya Mengejutkan
Calon Kepala Desa Waru, Kecamatan Rembang Kota, merupakan suami isteri. Sang isteri mengalahkan suaminya sebagai calon petahana.
Calon Kepala Desa Waru, Kecamatan Rembang Kota, merupakan suami isteri. Sang isteri mengalahkan suaminya sebagai calon petahana.

Rembang – Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 44 desa se Kabupaten Rembang, dipastikan tidak ada gugatan.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Pemberdayaan Pemerintahan Desa Dinpermades Kabupaten Rembang, Nurwanto menjelaskan 42 desa merupakan Pilkades reguler, sedangkan 2 desa Pilkades antar waktu (Desa Tahunan Kecamatan Sale dan Desa Gegersimo Kecamatan Pamotan).

Berdasarkan pantauan terakhir, Senin pagi (03 Oktober 2022) belum ada laporan gugatan. Kalaupun ada gugatan, mestinya langsung diajukan setelah penghitungan dan penetapan calon Kades terpilih.

“Alhamdulilah Pilkades berjalan lancar, aman dan damai. Tidak ada gugatan, karena ini sudah H plus 1, mestinya gugatan langsung dilayangkan Minggu kemarin, kalau ada, “ terangnya.

Ia menyebut partisipasi pemilih dalam Pilkades serentak ini tergolong cukup tinggi, mencapai 84,6 %.

Nurwanto menambahkan dari 42 desa yang melaksanakan Pilkades reguler, terdapat 28 orang calon petahana. 16 orang terpilih kembali, sedangkan 12 orang lainnya gagal.

Terkait calon Kades perempuan yang terpilih, ada di Desa Waru Kecamatan Rembang, Desa Mantingan Kecamatan Bulu dan Desa Jinanten Kecamatan Sale.

Menurutnya yang paling menarik terjadi di Desa Waru, Rembang. Ada dua calon Kades, masing-masing Dariyono (petahana) dan isterinya, Sukatmi.

Meski calon Kades berasal dari satu rumah, namun tingkat persaingannya sangat sengit. Sang isteri, Sukatmi mendulang 1.515 suara, sekaligus mengalahkan suaminya, Dariyono yang mendapatkan 1.478 suara atau hanya terpaut 37 suara.

“Yang paling menarik di Desa Waru, rivalitasnya sangat sengit, meski kedua calon satu rumah, menjadi demokrasi yang sangat menarik dalam Pilkades kali ini, “ beber Nurwanto.

Sementara itu, Bupati Rembang, Abdul Hafidz menekankan supaya calon Kades terpilih maupun para pendukungnya tidak melakukan perayaan secara berlebihan.

Hal itu sebagai salah satu cara untuk menjaga situasi kondusif di tingkat desa. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan