Karnaval Rembang : Gita Dirgantara Tampil Mempesona
Salah satu peserta karnaval. (Foto atas) Group drum band Gita Dirgantara AAU foto bareng dengan Bupati Rembang, Abdul Hafidz, Minggu (21/08).
Salah satu peserta karnaval. (Foto atas) Group drum band Gita Dirgantara AAU foto bareng dengan Bupati Rembang, Abdul Hafidz, Minggu (21/08).

Rembang – Group drum band Gita Dirgantara dari Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta menghentakkan suasana, hari Minggu (21 Agustus 2022), saat tampil dalam karnaval memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-77 di Kota Rembang, Jawa Tengah.

Sejak dari garis start di belakang rumah dinas Bupati Rembang, para personil Gita Dirgantara AAU langsung menyedot perhatian masyarakat yang memadati pinggir jalan.

Begitu sampai Perempatan Jaeni Rembang, para personil Gita Dirgantara menunjukkan atraksi. Tak hanya dentuman drum, tetapi juga dibarengi dengan kekuatan dan kekompakan irama.

Ketika tiba di depan panggung kehormatan depan Stadion Krida, aksi pemain drum band yang atraktif, disambut tepuk tangan meriah.

Gubernur Akademi Angkatan Udara, Marsekal Muda TNI Eko Dono Indarto yang hadir langsung ke Rembang menjelaskan group drum band yang tampil di Rembang sebanyak 142 pemain, sebenarnya tidak kekuatan penuh.  Kebetulan sebagian personil lainnya berada di Jakarta, masih dalam rangkaian HUT Kemerdekaan RI.

“Kita datang ke Rembang dengan separuh kekuatan, sedangkan separuh lainnya diminta tampil di Jakarta, kirab dari Jl. Sudirman ke Monas, jadi ini dua titik bareng-bareng harinya, “ ungkapnya.

Eko Dono menambahkan Taruna Akademi Angkatan Udara tidak hanya diajari masalah militer, tetapi juga didorong memiliki kemampuan lain, termasuk bermain drum band. Apalagi dirinya sering menekankan dari drum band inilah, mereka bisa membangun komunikasi sosial dengan masyarakat.

“Saya selalu mengajak untuk membangun komunikasi sosial dengan masyarakat. Gita Dirgantara ini sudah sangat disenangi masyarakat Jogja dan sekitarnya, mungkin ini yang mendorong Pemkab Rembang mengundang kami, “ imbuh Eko.

Group drum band Gita Dirgantara memiliki sejumlah musik unggulan yang digarap sendiri, seperti lagu Bengawan Solo, Banyu Langit, Perahu Layar dan masih banyak lagi yang lain.

“Menyesuiaikan dengan lagu-lagu yang trend, untuk mengembangkan kreativitas, “ tandasnya.

Selain kehadiran drum band dari Akademi Angkatan Udara, karnaval kali ini diikuti 58 kelompok dari instansi pemerintah, sekolah, perbankan, BUMN/BUMD, penyandang disabilitas serta kelompok umum.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz yang naik delman bersama sang isteri di barisan depan menyampaikan karnaval kemerdekaan sebagai sarana hiburan, sekaligus untuk memupuk rasa persatuan dan kebangsaan.

Di sepanjang route karnaval, tak jarang warga berjabat tangan dengan Bupati dan meminta foto. Anak-anak kecil yang datang mendekat, kemudian diberi permen oleh Bupati sebagai wujud rasa sayang.

“Ungkapan rasa kebersamaan, spontanitas saja. Sudah puluhan bungkus, “ imbuh Bupati tertawa.

Lantaran jumlah peserta cukup banyak, karnaval masih terus berlangsung sampai Minggu sore.

Jalur karnaval yang diterobos oleh ramainya kendaraan sepeda motor maupun mobil, membuat jeda peserta satu dengan yang lain agak jauh. Akibatnya, tiba di garis finish Gedung Haji Rembang menjadi molor. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *