Tinggalkan Profesi Dokter, Demi Mengikuti Pengabdian Suami!! Kisah Dibalik Dandim Rembang
Komandan Kodim 0720 Rembang, Letkol Parlindungan Simanjuntak bersama isteri. (Foto : Dok. Pendim Rembang).
Komandan Kodim 0720 Rembang, Letkol Parlindungan Simanjuntak bersama isteri. (Foto : Dok. Pendim Rembang).

Rembang – Komandan Kodim 0720 Rembang, Letkol Parlindungan Simanjuntak sudah melanglang buana bertugas ke berbagai lokasi, sejak lulus Akademi Militer (Akmil) tahun 2001 silam.

Letkol Parlindungan mengisahkan tugas pertama saat berpangkat Letnan Dua, di Batalyon Zipur 5 Kepanjen Malang, Jawa Timur. Setelah itu, ia pindah-pindah, termasuk bertugas di daerah perbatasan Atambua, antara Indonesia dengan Timor Leste, kemudian di Aceh saat terjadi bencana tsunami, daerah perbatasan Kalimantan, Bali, hingga sempat mencicipi pula bertugas di Afrika Tengah selama 14 bulan.

“Afrika Tengah itu negara sendiri, tetangga dengan Kongo, “ ungkapnya.

Usai dari Afrika Tengah, Parlindungan menduduki Kepala Informasi Dan Pengolahan Data Zeni Mabes TNI Angkatan Darat, kemudian ikut tes Komandan Kodim (Dandim). Hingga akhirnya ditempatkan sebagai Komandan Kodim Rembang, sejak tanggal 22 Juni 2022.

Ia bersama isteri menganggap Rembang layaknya daerah sendiri, seraya bertekad ingin membantu mengembangkan Rembang kedepan.

“Saya bilang sama isteri anggap seperti kampung kita sendiri, agar kita ikhlas berkarya untuk Rembang ini, “ kata Dandim.

Letkol Parlindungan menyebut sang isteri Erna Novariana dulu sempat berprofesi sebagai dokter. Namun sejak dirinya bertugas di Jakarta, pekerjaan dokter sudah ditinggalkan dan fokus mengikuti suami.

“Jadi mengabdi kepada negara, lewat suami. Tentu ini berdampak baik, karena kita jadi lebih bisa memperhatikan anak-anak, “ imbuhnya.

Letkol Parlindungan sendiri asli Kota Prabumulih, Palembang, Sumatera Selatan. Ayahnya berasal dari Medan Sumatera Utara, dengan nama marga Simanjuntak.

“Ibu saya asli Prabumulih, ayah Medan. Saya lahir dan besar di Prabumulih, “ bebernya.

Pasangan Parlindungan dan Erna, kini dikaruniai 4 orang anak.

“Anak saya yang pertama kelas 2 SMA, kemudian yang kedua kelas 6 SD, anak ketiga kelas 2 SD dan keempat TK, “ rinci Dandim.

Pria berusia 44 tahun ini berharap dukungan dan kerja sama dari berbagai kalangan, sehingga tugas-tugas pokok fungsi Kodim Rembang, akan lebih baik, serta memberikan banyak manfaat kepada masyarakat. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *