Beruntung Banget, Warga Di 5 Desa Ini Mendapatkan Penyambungan Air Gratis
Seorang warga di Rembang mengecek meteran air PDAM miliknya.
Seorang warga di Rembang mengecek meteran air PDAM miliknya.

Rembang – 5 desa di Kabupaten Rembang beruntung menjadi sasaran program hibah air minum tahun 2022 ini. Seluruh biaya penyambungan untuk instalasi air gratis, karena ditanggung oleh pemerintah pusat, sehingga sangat meringankan beban masyarakat.

Direktur Perusahaan Umum Air Minum (PUAM) Tirta Banyumili Kabupaten Rembang, Muhammad Affan mengatakan 5 desa yang mendapatkan fasilitas program tersebut meliputi Desa Sulang, Kaliombo, Desa Landoh di Kecamatan Sulang, kemudian Desa Turusgede dan Mondoteko di Kecamatan Rembang Kota. Total penerimanya sebanyak 1.345 sambungan rumah tangga.

“Semula dari PDAM mengusulkan ke pemerintah pusat dan ternyata dari pusat mengabulkan, melalui program hibah air minum dari dana alokasi khusus (DAK). Karena dari DAK, maka pelaksanaannya dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang, “ bebernya, hari Jum’at (15 Juli 2022).

Affan menambahkan pada umumnya biaya sambungan air menghabiskan anggaran Rp 2,3 – 2,5 Juta setiap rumah tangga. Melalui program tersebut, rumah tangga tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun. Baru setelah terpasang, mereka tinggal membayar uang rekening air bulanan.

“Jadi untuk penyambungan instalasi dari jalur utama ke rumah warga, tidak dipungut biaya, “ kata Affan.

Untuk pendataan awal penerima, pihak PDAM bekerja sama dengan pemerintah desa setempat. Semula memang diperuntukkan bagi keluarga tidak mampu. Namun syarat itu diperlunak, karena pemerintah pusat menghendaki target penerima program ini harus tercapai 100 %.

Yang penting ada surat permohonan, tidak untuk tempat usaha, bukan tempat sosial dan rumah tangga tersebut tidak mempunyai mobil.

“Jadi saya kira syaratnya tidak terlalu ketat. Data kita kirim, ke Satuan Kerja PAM di Semarang. Ada proses seleksi di sana, untuk penentu akhirnya oleh Kementerian Pekerjaan Umum, “ imbuhnya.

Program ini diawali dengan pemasangan pipa dari Sulang ke Rembang, yang lelangnya ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang. Kalau tahapan lancar, ia berharap bulan September – Oktober, pemasangan sambungan ke rumah warga sudah selesai, sekaligus dialirkan airnya pada bulan itu.

“Ini pemasangan pipanya masih lelang, semoga Agustus selesai. Setelah itu, September- Oktober dilanjutkan pemasangan sambungan ke rumah warga. Muda-mudahan bulan September sudah mengalir. Airnya dipasok dari Panohan, Bulu dan Sulang, “ pungkas Affan. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan