Persiapan Minim, Petinju Asal Rembang Sabet Juara 2 Kejuaraan di Surabaya
2 atlet tinju Pertina Kab. Rembang (kaos hitam) saat menerima penghargaan di Surabaya.
Surabaya – 2 orang atlet tinju dari Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kab. Rembang, meraih juara 2 pada kejuaraan tinju di Surabaya, Jawa Timur, yang berlangsung antara tanggal 25 – 27 November 2021. Event tersebut menjadi ajang pemanasan, sebelum para atlet terjun pada Pra Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 mendatang.

Pelatih Tinju Pertina Kab. Rembang, Sugi Bambang mengaku kurang puas dengan hasil tersebut. Pada partai final, atlet tinju Rembang bertemu atlet asal Ngawi. Menurut Sugi lawan yang dihadapi memang cukup berat, sehingga gagal mempersembahkan gelar juara.

“Kalau bicara hasil sebenarnya kurang puas mas, tapi ya mau bagaimana lagi. Lawan kita Ngawi itu latihannya sehari bisa sampai 4 kali. Sedangkan kita latihan 4 kali itu dalam seminggu. Bisa bertahan sampai 3 ronde itu sudah bagus “ , terang Sugi.

Salah satu kendala yang dialami atlet tinju Rembang adalah lokasi latihan yang berdekatan dengan bak sampah. Saat bau kurang sedap tiba – tiba muncul, konsentrasi atlet saat latihan seketika buyar.

“Ring tinju di komplek kantor KONI kan deket bak sampah mas. Itu kalau pas baunya nggak enak anak – anak ya jadi nggak konsen. Biasanya kita pindah latihan di lapangan futsalnya ” , pungkasnya.

Muhammad Rizza, salah seorang atlet tinju Pertina Kab. Rembang mengatakan meski secara fisik sudah cukup mapan, namun soal teknik bertarung masih perlu diasah lagi.

“Lawan nya memang mental petarung semua, jadi ya memang cukup berat. Tapi ini bisa jadi pemacu semangat untuk latihan lebih giat lagi. Terutama soal teknik sama perbanyak sparing mas, “ tutur Rizza.

Sementara itu Ketua Pertina Kab. Rembang, Janadi sangat mengapresiasi semangat juang 2 atlet tinju Rembang, yaitu Muhammad Rizza dan Jolang Japorendo. Dengan hasil tersebut, diharapkan atlet tinju Rembang lebih semangat dalam berlatih untuk menyongsong Pra Porprov tahun depan.

“Saya bangga sama anak – anak yang sudah berjuang maksimal. Ini bukti bahwa Rembang punya potensi yang menjanjikan  dicabor tinju. Kalau soal biaya saya nggak berharap banyak dari KONI, ini sebisa mungkin saya usahakan sendiri mas “ , ujarnya. (Wahyu Adhi).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *