Ajarkan Menggambar, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Pilih Cara Beda
Seorang mahasiswi KKN UIN Walisongo Semarang mengajarkan anak-anak TK Desa Samaran, Kecamatan Pamotan, menggambar dengan daun singkong, Kamis (28/10).
Seorang mahasiswi KKN UIN Walisongo Semarang mengajarkan anak-anak TK Desa Samaran, Kecamatan Pamotan, menggambar dengan daun singkong, Kamis (28/10).

Pamotan – Menggambar dengan menggunakan pensil atau crayon, mungkin sudah hal biasa.

Nah..Mahasiswa KKN dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang memilih cara tidak biasa, ketika mengajarkan latihan menggambar, kepada anak-anak TK Dharma Putra Desa Samaran, Kecamatan Pamotan, (28/10).

Mereka yang tergabung dalam KKN Angkatan 77 kelompok 5 ini menggunakan daun singkong untuk membuat karya seni rupa. Daun singkong yang bentuknya mirip jari tangan ini ditempelkan ke kertas, setelah itu diwarnai agar lebih menarik.

Salah satu mahasiswi UIN Walisongo Semarang, Alfi Sahri mengungkapkan selain untuk mengenalkan anak-anak pada tumbuhan, cara unik tersebut diharapkan dapat membangkitkan sel motorik anak sekaligus memacu daya kreativitas mereka.

“Jadi biar anak suka mencoba dengan alat yang beragam, menggunakan cara-cara baru. Tujuannya, supaya bisa menjadi pribadi yang optimis, percaya diri, kreatif dan berani mencoba hal baru, “ tuturnya, Jum’at (29/10/2021).

Alfi Sahri yang berasal dari Desa Mrayun, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang ini menambahkan selain hadir langsung ke TK membantu proses pembelajaran, dalam KKN kali ini juga diisi sejumlah kegiatan lain, seperti peduli lingkungan, kerja bhakti dan webinar.

KKN ini berlangsung selama 45 hari, tepatnya antara tanggal 05 Oktober – 18 November 2021.

“Ada kegiatan individu dan kelompok. Kebetulan yang kegiatan kelompok, kami fokuskan di Desa Samaran, Kecamatan Pamotan, “ pungkas Alfi. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *