Berapa Rata-Rata Usia Petani Kab. Rembang, Angkanya Mendesak Menantikan Petani Millenial
Petani di Desa Kedungasem, Kecamatan Sumber sibuk beraktivitas, beberapa waktu lalu.
Petani di Desa Kedungasem, Kecamatan Sumber sibuk beraktivitas, beberapa waktu lalu.

Rembang – Rata-rata usia petani Kabupaten Rembang di atas 54 tahun, sehingga perlu adanya generasi petani millenial, untuk melanjutkan tongkat estafet sektor pertanian.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Dan Pangan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto menjelaskan sejak sekarang harus sudah disiapkan, untuk semakin memperbanyak munculnya petani-petani muda dari kalangan millenial yang mampu menjawab tantangan zaman dan berani melakukan inovasi.

“Usia petani kita rata-rata di atas 50 tahun atau bahkan 54 tahun. Ini harus kita siapkan pengganti, petani-petani millenial, “ tuturnya dalam suatu kesempatan, baru-baru ini.

Agus Iwan memahami betul, bagaimana karakter petani Kabupaten Rembang yang mayoritas tidak mudah menyerah. Meski gagal panen akibat hama maupun faktor musim, mereka tetap bercocok tanam.

“Saat gagal panen, bukan berarti masa tanam berikutnya nggak mau menanam. Tapi akan terus menanam dan menanam, “ imbuh Agus.

Ia mengamati memang masih banyak petani yang menerapkan cara-cara sederhana. Dengan kemuculan petani muda, ia berharap akan mampu memberikan terobosan berbeda. Tidak hanya kemampuan pada produksi, tapi sudah jauh sampai ke pasca panen.

“Biar nilai manfaat pertanian bisa diterima optimal oleh petani kita, “ tandasnya.

Untuk itu, Dinas Pertanian Dan Pangan terus menggiatkan kegiatan pelatihan, serta berupaya membuka peluang-peluang baru di bidang pertanian, dengan tujuan menggugah semangat petani muda untuk berkarya.

“Semoga ini menjadi pintu masuk, sekaligus melecut semangat, “ pungkas Agus. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *