Membedah Rencana Liga 3 Jateng, Tanpa Penonton Atau Seperti Apa ??
Rencana tahapan kompetisi Liga 3 Jawa Tengah.
Rencana tahapan kompetisi Liga 3 Jawa Tengah.

Rembang – Kompetisi sepak bola Liga 3 Jawa Tengah, rencananya menggunakan sistem home turnamen tanpa penonton. Namun hingga saat ini belum dipastikan kapan kick off dimulai dan lokasi pertandingannya di mana saja.

Budi Suharto, yang mewakili tim PSIR Rembang ketika sosialisasi kompetisi Liga 3 mengatakan wacana tersebut sempat dibeberkan oleh pihak Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah.

“Yang jelas tanpa penonton mas. Itu saya dapatkan ketika ikut sosialisasi di Demak, pekan lalu, “ kata Budi.

Kepastian waktu Liga 3 masih menunggu kompetisi Liga 1 dan 2 bergulir terlebih dahulu, lantaran menyangkut izin pertandingan dari aparat kepolisian. Apalagi dalam situasi pandemi Covid-19, perlu adanya standar protokol kesehatan yang ketat.

Namun Asprov memperkirakan tidak semua tim di Jawa Tengah mengikuti kompetisi Liga 3. Kebetulan dari total 41 tim, yang hadir selama sosialisasi tersebut hanya 20 perwakilan tim.

Misal 20 tim dibagi menjadi 5 group, kemudian dibuat home turnamen untuk setiap group, sehingga masing-masing group terdapat 4 tim.

Asprov PSSI Jawa Tengah sudah meluncurkan surat kepada tim yang mempunyai stadion bagus, guna mengajukan diri menjadi tuan rumah home turnamen.

“Suratnya sudah diluncurkan, bagi tim yang punya lapangan bagus, bisa menawarkan sebagai tuan rumah, “ imbuhnya.

Dalam sosialisasi itu disebutkan estimasi pelaksanaan Kompetisi Liga 3, yakni pendaftaran klub antara tanggal 10 – 31 Agustus 2021, pendaftaran pemain dan official 18 – 25 September 2021, babak penyisihan digulirkan 02 – 11 Oktober 2021, puncaknya babak final 15 November 2021.

“PSIR sendiri sejauh ini belum daftar, “ ujarnya.

Squad pemain dibatasi usianya, hanya untuk kelahiran 1 Januari 1999 sampai dengan 31 Desember 2003. Sedangkan kuota pemain senior 5 orang.

Saat sosialisasi, kebetulan ada tim yang menanyakan bagaimana kalau tidak ikut Kompetisi Liga 3 Jawa Tengah, apakah mendapatkan sanksi ? Untuk sementara dijawab sanksinya tidak mempunyai hak suara dalam kongres pemilihan Ketua Asprov Jawa Tengah akhir tahun 2021. Sedangkan sanksi-sanksi lain, belum bisa disampaikan secara gamblang.

“Untuk sanksi lain masih abu-abu. Tapi kalau degradasi, kan nggak ada Liga 4, “ imbuhnya.

Sebelumnya, Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyatakan Pemkab berkomitmen untuk mengikutsertakan PSIR dalam kompetisi Liga 3. Hafidz juga menyebut, anggaran daerah bisa untuk membantu membiayai operasional tim, karena termasuk liga amatir atau bukan profesional.

“Kalau dulu Liga 2 kan profesional, anggaran daerah nggak boleh, “ tandasnya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *