Kebakaran Pelemsari, Ternyata Ini Pemicunya. 2 Pemilik Rumah Dibantu
Kapolsek Sumber, Iptu Sudibyono menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran. (Foto atas) Warga memadamkan api ketika kebakaran rumah di Desa Pelemsari, Minggu malam.
Kapolsek Sumber, Iptu Sudibyono menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran. (Foto atas) Warga memadamkan api ketika kebakaran rumah di Desa Pelemsari, Minggu malam.

Sumber – Dua unit rumah ludes terbakar di Desa Pelemsari, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang, Minggu (25/07) sekira pukul 19.00 Wib.

Rumah tersebut milik Rukani (56 tahun) dan Sulastri (57 tahun) di kawasan RT 03 RW 03. Menurut hasil olah TKP kepolisian, ada seorang warga mengetahui api dari pembakaran bediang sapi untuk mengusir nyamuk di rumah Rukani, menjalar ke tumpukan tetek (tempat menjemur tembakau). Setelah itu, si jago merah merembet cepat ke atap rumah.

Api akhirnya meluas ke rumah Sulastri, sehingga dua rumah beserta isinya tak bisa diselamatkan. Kobaran api yang begitu besar membuat masyarakat sekitar berbondong-bondong ke TKP, guna membantu memadamkan api.

Sempat datang pula petugas pemadam kebakaran Pemkab Rembang menyemprotkan air, guna memastikan tidak ada sisa-sisa api. Pada pukul 20.30 Wib, api akhirnya selesai dipadamkan.

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Dan Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Rembang, Wiyoto mengatakan saat ini sudah memasuki musim kemarau, maka pihaknya mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan.

Ia mencontohkan ketika warga membuat bediang atau membakar sampah, sebaiknya jangan ditinggal pergi, apalagi ditinggal tidur. Jika terbawa angin, kondisi tersebut rawan memicu kebakaran.

“Kalau membakar sampah ya sebaiknya dimatikan saja dulu, jika memang mau pergi atau tidur. Kalau masih ada bara api, khawatirnya terbawa angin, kemudian menjalar kemana-mana. Kami mohon masyarakat lebih waspada, “ tandasnya.

Kebakaran di Desa Pelemsari, Kecamatan Sumber ini mengakibatkan kerugian total sekira Rp 70 Juta. Masing-masing Rp 20 an Juta rumah Rukani dan Rp 50 an Juta rumah Sulastri. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa itu. Usai kejadian, warga terpaksa mendirikan tenda terpal di tengah-tengah puing kebakaran.

Kapolsek Sumber, Iptu Sudibyono menjelaskan pihaknya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Sumber dan Badan kerja Sama Antar Desa (BKAD), hari Senin (26 Juli 2021) datang ke TKP, guna membantu korban kebakaran.

“Bantuan berupa Sembako dan uang tunai, semoga dapat meringankan beban korban kebakaran, “ papar Kapolsek. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *