Detik-Detik Kronologis Wanita Meninggal Dunia Dengan Luka Sayatan Di Leher, Meminta Maaf Sebelum Kejadian
Polisi mengecek lokasi pembuangan sampah, tempat korban ditemukan, Rabu (14/07).
Polisi mengecek lokasi pembuangan sampah, tempat korban ditemukan, Rabu (14/07).

Sedan – Seorang wanita berusia 24 tahun ditemukan meninggal dunia dengan luka sayatan di bagian leher dan nadi tangan sebelah kiri.

Peristiwa itu terjadi di Dusun Koplok, Desa Candimulyo, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, hari Rabu (14/07). Korban bernama Idamatul Khoiroh, sehari-hari tinggal di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sedan.

Kapolsek Sedan, Iptu M. Syafik Karim membeberkan kronologis kejadian tersebut.

Solusi Keluhan Lambung

Awalnya pada hari Selasa (13/07), Idamatul Khoiroh bersama anak perempuannya yang berusia 5 tahun, datang ke rumah orang tuanya di Desa Candimulyo, diantar sang suami.

Idamatul dan putrinya menginap, sedangkan suaminya kembali pulang ke Desa Sidomulyo.

“Malam harinya tidur 1 lokasi, korban, anaknya dan kedua orang tuanya, “ kata Kapolsek.

Pada malam itu, Idamatul Khoiroh sempat menyampaikan permohonan maaf kepada orang tuanya. Namun orang tua tidak mengetahui atas kesalahan apa, sehingga yang bersangkutan harus meminta maaf.

“Hal ini diterangkan oleh bapak korban, malam itu sebelum tidur, anaknya sempat meminta maaf, “ imbuhnya.

Saat subuh, Idamatul dan anaknya masih berada di tempat tidur. Barulah sekira pukul 05.30 Wib Rabu pagi, ayah korban merasa curiga, lantaran memergoki Idamatul sudah tidak ada di dalam kamar. Ia kemudian memerintahkan anaknya, Sahudi (kakak kandung korban) untuk melakukan pencarian.

Diketahui di dalam kamar mandi terdapat ceceran darah cukup banyak. Sahudi menyusuri ceceran darah itu, hingga akhirnya menemukan korban tergeletak di tempat pembuangan sampah, berjarak 10 – 15 Meter dari kamar mandi.

Pihak keluarga langsung berinisiatif membawa korban ke rumah sakit. Namun ketika sampai Desa Bangunrejo, Kecamatan Pamotan, korban sudah meninggal dunia.

“Jenazah korban dibawa kembali ke rumah duka. Setelah itu kepala desa menghubungi Polsek Sedan. Kami bersama Tim Inafis Polres Rembang mendatangi TKP, untuk menggelar penyelidikan sekaligus olah TKP, “ bebernya.

Iptu M. Syafik Karim menambahkan korban diduga menggunakan pisau dapur, untuk melukai leher dan nadi tangan sebelah kiri.

“Pisau dapur itu biasanya di dapur, namun ditemukan sudah pindah tempat di bawah genteng kamar mandi, “ ungkap Karim.

Setelah melakukan pemeriksaan saksi dan olah TKP, pihaknya menduga korban nekat bunuh diri, lantaran memendam masalah pribadi.

“Masalahnya apa, kita masih dalami mas, bersama Reskrim Polres Rembang, “ pungkasnya.

Begitu dipastikan bukan karena tindak kekerasan, jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga, untuk dimakamkan di pemakaman umum Desa Candimulyo, hari Rabu (14/07). (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *