Karena Persoalan Ini, Kepala Indagkop Dan Direktur BPR BKK Lasem Dipanggil DPRD
Pimpinan DPRD Rembang, mendengarkan penjelasan dari Kepala Dinas Indagkop & UMKM, Akhsanudin, terkait pinjaman tanpa bunga.
Pimpinan DPRD Rembang, mendengarkan penjelasan dari Kepala Dinas Indagkop & UMKM, Akhsanudin, terkait pinjaman tanpa bunga.

Rembang – Pihak DPRD Rembang memanggil manajemen PT BPR BKK Lasem dan instansi Indagkop & UMKM, terkait masalah penyaluran pinjaman tanpa bunga, kepada pelaku usaha mikro di tengah pandemi Covid-19.

Ketua DPRD Rembang, Supadi berpendapat pencairan pinjaman bunga 0 % itu berjalan lamban. Dari total 11 ribu orang penerima, berdasarkan laporan yang ia terima, baru sekira 1.500 an orang yang memperoleh.

Padahal Pemkab Rembang sudah menggelontorkan anggaran Rp 6,6 Milyar untuk subsidi bunga. Sementara BPR BKK Lasem sebagai penyalur, menyiapkan dana pinjaman sebesar Rp 55 Milyar.

Nantinya setiap pelaku usaha mikro maupun usaha kecil boleh meminjam paling banyak Rp 5 Juta. Ketika subsidi bunga sudah beres, mestinya pinjaman segera disalurkan.

“Bunga sudah dibayar Pemkab, biar pedagang-pedagang kecil lebih ringan dan tidak perlu pinjam sama rentenir, “ ujarnya, Jum’at (18/06).

Supadi menambahkan tahap pertama pihaknya mengundang manajemen BPR BKK Lasem, kemudian hari Jum’at ini (18 Juni 2021) disusul Kepala Dinas Indagkop Dan UMKM. Ada keterangan alasan yang berbeda diantara keduanya, sehingga mengakibatkan pencairan pinjaman berjalan lamban.

Apapun masalahnya, ia mendesak segera diselesaikan dan dimudahkan dalam proses pencairan pinjaman tanpa bunga tersebut.

“Yang dari BKK bilang masih nunggu syarat-syarat administrasinya, sedangkan Indagkop bilang ndak begitu. Terlepas dari semua itu, saya mohon bisa dimudahkan, dengan tujuan penerima bisa menikmati program ini. Akhirnya mereka menyanggupi, “ beber Supadi.

Sebelumnya, banyak usaha kecil gulung tikar, gara-gara hantaman pandemi Covid-19. Untuk meringankan beban mereka supaya mampu bangkit kembali, Pemkab Rembang menggulirkan kebijakan pinjaman tanpa bunga dan menggandeng PT BPR BKK Lasem selaku bank penyalur. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *