Soal Infrastruktur Dan Kemiskinan, Wabup Singgung Kamus Masalah
Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’ (peci hitam) saat kunjungan ke Kecamatan Sale, beberapa waktu lalu.
Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’ (peci hitam) saat kunjungan ke Kecamatan Sale, beberapa waktu lalu.

Rembang – Pihak Pemerintah Kabupaten Rembang akan berupaya seoptimal mungkin menangani masalah infrastruktur dan kemiskinan, meski banyak anggaran yang terkena refocusing akibat pandemi Covid-19.

Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’ mengakui perbaikan infrastruktur belum bisa berjalan sempurna.

“Memang ada kendala refocusing anggaran, jadi belum bisa optimal. Tapi kita selalu berusaha lebih baik, jika nggak ada refocusing lagi, “ ungkapnya.

Hanies yang juga mengemban tugas sebagai Ketua Tim Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Rembang ini menyatakan sudah beberapa kali menggelar rapat koordinasi, guna menyusun rencana kerja menurunkan angka kemiskinan.

“Habis Lebaran ini kita intensifkan lagi. Kebetulan di Bappeda sudah ada kamus masalah, tinggal kita kerucutkan, mana-mana yang didahulukan untuk diselesaikan, “ tandas Wabup yang biasa disapa Gus Hanies ini.

Wakil Bupati merasa lega, karena proyek infrastruktur penataan Lasem sebagai Kota Pusaka yang dananya dari pemerintah pusat, masih aman dan menurut rencana dikerjakan dalam waktu dekat ini. Jika Lasem tertata lebih bagus, ia berharap akan menjadi daya ungkit untuk sektor-sektor lainnya.

“Soalnya UMKM, pedagang kaki lima ditata. Lasem dari segi wisata toleransi, wisata religi, semoga akan menjadi semacam pendorong kemajuan, “ imbuhnya.

Jika mengacu release Badan Pusat Statistik (BPS) setempat, angka kemiskinan tahun 2020 di Kabupaten Rembang meningkat menjadi 100,08 ribu warga miskin atau (15,60 %) dari jumlah penduduk.

Sedangkan tahun 2019, jumlah warga miskin pada angka 95,26 ribu orang atau 14,95 %. Kabupaten Rembang saat ini menduduki peringkat ke-7 tertinggi angka kemiskinannya, dari 35 kabupaten/kota se Jawa Tengah. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan