Hari Kartini Di Tengah Pandemi, Ini Dia Rangkaian Acaranya
Suasana Museum Kartini Rembang, menjelang puncak peringatan Hari Kartini.
Suasana Museum Kartini Rembang, menjelang puncak peringatan Hari Kartini.

Rembang – Peringatan Hari Kartini ke-143 di Kabupaten Rembang tetap digelar, meski dalam situasi pandemi Covid-19. Prosesi tetap berjalan, tapi yang membedakan tidak mendatangkan banyak orang.

Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Rembang, Dwi Purwanto menjelaskan kegiatan dimulai Senin sore (19/04), dengan berziarah ke makam RA Kartini di Desa Bulu, Kecamatan Bulu.

“Pesertanya pejabat dan pegawai Dinbudpar, serta perwakilan dari Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (Permadani) Kabupaten Rembang, “ ungkapnya.

Setelah ziarah, Senin malam dilanjutkan khataman Alqur’an di pendapa Museum RA Kartini. Mengingat semasa hidupnya, RA Kartini juga pernah nyantri kepada Kiai Sholeh Darat dari Semarang.

“Dulu kan ibu Kartini pernah nyantri di Kiai Sholeh Darat. Nanti kita bersama santri nya Gus Fahmi, khataman sampai pukul 11 malam, ” imbuh Dwi.

Begitu khataman selesai, pataka berupa panji bendera berisi kata-kata mutiara RA Kartini dipindahkan dari dalam museum ke pendapa museum Kartini.

Kemudian pada Selasa Malam, Pataka akan dikirab dari museum menuju makam RA Kartini. Karena pandemi covid-19, kirab pataka tidak diarak banyak orang, ataupun ada pertujukan lainnya. Kirab hanya melibatkan sekira 10 orang saja dengan menggunakan mobil. Kondisi ini memang jauh berbeda, apabila dibandingkan sebelum pandemi.

“Dulu sebelum pandemi, kirabnya melibatkan banyak orang. Ada pos-pos di sepanjang jalan. Kali ini nggak, sama seperti tahun 2020 kemarin, “ pungkasnya.

Acara puncaknya, pada hari Rabu (21/4), diadakan upacara Hari Kartini, rencananya dihadiri Siti Atiqoh, istri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *