Posisi Korban Janggal, Akhirnya Jenazah Parmin Diautopsi
Posisi korban Parmin. (Foto atas) Warga dan aparat berada di TKP.
Posisi korban Parmin. (Foto atas) Warga dan aparat berada di TKP.

Sumber – Seorang pria ditemukan tergantung di atas pohon mangga, turut tanah Dusun Pondok, Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang, Selasa (30/03) sekira pukul 15.30 Wib.

Korban adalah Parmin (62 tahun), warga Dusun Bogo, Desa Sudo, Kecamatan Sulang. Sehari-hari berprofesi sebagai pedagang ternak kambing.

Peristiwa itu bermula ketika Siti Aminah (35 tahun), warga Desa Karangsari, Kecamatan Sulang mendatangi kebunnya, bermaksud akan menyemprot pohon mangga. Begitu mengetahui ada orang tergantung, ia langsung berteriak-teriak meminta tolong. Tak berselang lama, warga pun berdatangan ke lokasi kejadian.

Korban menggantung dengan posisi kaki menekuk di tanah, sempat memicu kecurigaan masyarakat yang berkerumun di TKP. Informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian.

Anggota Polsek Sumber yang tiba, langsung memasang garis polisi (police line). Setelah itu menggelar olah TKP dan memeriksa kondisi mayat, bersama petugas medis. Berdasarkan hasil pengecekan (visum) awal, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Motor milik korban jenis Honda Beat warna hitam, juga ditemukan di sekitar TKP.

Mayat korban selanjutnya dibawa menuju kamar jenazah RSUD dr. R. Soetrasno Rembang. Hanya saja karena pihak keluarga merasa kematian korban janggal, mereka menghendaki jenazah diautopsi. Korban sendiri diketahui pergi meninggalkan rumah, sejak hari Senin (29/03) sekira pukul 15.00 Wib.

Kepala Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Rembang, AKP Bambang Sugito ketika dikonfirmasi Rabu pagi (31 Maret 2021) menjelaskan kalau berdasarkan pemeriksaan awal, korban disimpulkan meninggal dunia karena gantung diri.

“Untuk melengkapi hasil olah TKP, atas persetujuan keluarga korban, akhirnya penyidik melakukan autopsi, sebagai bahan penyelidikan lanjutan. Jadi kita tunggu saja hasil autopsi, “ papar Kasat Reskrim.

Setelah selesai autopsi, jenazah Parmin dimakamkan di pemakaman Dusun Brabo, Desa Karangsari, Kecamatan Sulang, Rabu (31/03) sekira pukul 02.00 dini hari. Lokasi itu dipilih, karena korban asli Brabo dan anaknya kebetulan ada yang bermukim di kampung tersebut. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *