Lima Desa Ini Akan Menerima Gelontoran Dana Rp 1,5 Miliar Dari SG, Untuk Apa ?
Jalan cor beton di Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem ini akan dilanjutkan dengan anggaran CSR Semen Gresik. (Foto atas) Penyerahan simbolis dana CSR PT. Semen Gresik kepada 5 desa.
Jalan cor beton di Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem ini akan dilanjutkan dengan anggaran CSR Semen Gresik. (Foto atas) Penyerahan simbolis dana CSR PT. Semen Gresik kepada 5 desa.

Rembang – PT Semen Gresik Pabrik Rembang siap menyalurkan dana CSR sebesar Rp 1,5 Miliar, untuk menopang program Forum Masyarakat Madani (FMM) di desa-desa ring 1 pabrik semen.

Rinciannya, 4 desa di Kabupaten Rembang (Desa Kajar, Timbrangan, Tegaldowo dan desa Pasucen Kecamatan Gunem) serta Desa Ngampel Kabupaten Blora. Khusus Desa Tegaldowo akan menerima Rp 500 Juta, sedangkan 4 desa lain, masing-masing Rp 250 Juta. 1 desa lainnya, yakni Desa Kadiwono Kecamatan Bulu masih dalam proses.

Anggaran sebesar itu akan diwujudkan dalam bentuk percepatan pembangunan, berbasis partisipasi masyarakat dan padat karya, sepanjang tahun 2021.

Kepala Unit Komunikasi dan CSR PT Semen Gresik Pabrik Rembang, Dharma Sunyata, menjelaskan setelah bermusyawarah dengan pemerintah desa, kemudian disepakati pemakaian dana untuk apa saja.

“Dalam pengalokasian bantuan dana ke desa sekitar perusahaan, SG menentukan persentase alokasi anggaran yang dibagi pada tiga sektor, yaitu 70 % untuk pembangunan infrastruktur, 20 % untuk pemberdayaan masyarakat dan 10 % untuk sosial budaya, ” kata Dharma Sunyata.

Kundari, Kepala Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem sependapat program harus disiapkan dengan matang, melalui rincian anggaran yang jelas. Ia mencontohkan pembangunan infrastruktur jalan cor beton dan pemberdayaan kelompok tani sebagai program unggulan di desanya.

“Sebelum mengajukkan program, kami telah melakukan musyawarah desa terlebih dahulu. Seperti program pembangunan infrastruktur, mana yang prioritas ditangani. Jalan cor yang kemarin RW 05, nanti diteruskan nyambung ke RW 06. Bikin tol desa mas. Untuk penerangan jalan ada 25 titik, ” kata Kundari, Senin (22/02).

Program yang sudah berjalan sejak tahun lalu ini, dari sisi perencanaan didampingi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, sedangkan pengawasan melibatkan Inspektorat Kabupaten Rembang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Rembang, Sulistiyono menyampaikan terima kasih, atas kepedulian Semen Gresik di tengah situasi pandemi seperti sekarang, masih memberikan perhatian kepada desa-desa di sekitar pabrik.

“Semoga upaya ini mendorong kesejahteraan dan perekonomian di desa, “ tandasnya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *