Jalan Sempat Putus, Warga Lakukan Penanganan Darurat
Kepala Desa Trahan, Tunikah bersama masyarakat bergotong royong memperbaiki akses jalan yang putus terkena ombak.
Kepala Desa Trahan, Tunikah bersama masyarakat bergotong royong memperbaiki akses jalan yang putus terkena ombak.

Sluke – Ombak besar mengakibatkan akses jalan di pinggir pantai utara Desa Trahan, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang terputus. Posisinya berada di sebelah timur Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Kepala Desa Trahan, Tunikah mengatakan selain ombak besar, curah hujan tinggi juga memperparah kerusakan, karena jalan masih berupa tanah makadam.

Meski demikian tiap hari selalu ramai lalu lalang nelayan, ketika berangkat maupun pulang melaut. Maka pihaknya bersama masyarakat segera turun tangan menguruk batu, untuk penanganan sementara.

“Jalan yang menuju ke laut, dari utara ketendang ombak, sedangkan dari selatan kegerus banjir. Anggaran dari desa belum ada, jadinya kita kerja bhakti bareng-bareng. Kita belikan batu untuk menguruk. Semula nggak bisa dilewati, sekarang sudah bisa, “ ujarnya, Selasa (02 Februari 2021).

Tunikah membenarkan saat ini ombak besar dan angin kencang masih terus terjadi, utamanya pada malam hingga pagi dini hari. Pihak desa juga meminta bantuan operator alat berat beckhoe yang kebetulan menata tambak, untuk memasang batu-batu besar di pinggir laut, sebagai penahan gelombang. Kalau tidak ada pelindung, ia khawatir abrasi akan semakin parah.

“Saya minta tolong operator alat berat, kan ada batu-batu besar, biar ditata untuk penahan gelombang, “ imbuh Tunikah.

Selain melanda pesisir Kecamatan Sluke, dampak ombak besar juga dirasakan oleh masyarakat pesisir pantai di Kecamatan Kragan. Salah satu upaya warga dengan memperkuat tanggul darurat, terbuat dari potongan bambu dan tumpukan karung berisi pasir. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan