Menjaga Kelangsungan Bisnis Pada Masa Pandemi, Dibedah Lewat Kuliah Umum
Kuliah umum STIE YPPI Rembang.
Kuliah umum STIE YPPI Rembang.

Rembang – Teknologi keuangan dan pemasaran digital menjadi sarana penting, untuk menjaga kelangsungan bisnis di era pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Masalah tersebut dibedah dalam kuliah umum yang berlangsung di kampus STIE YPPI Rembang, hari Sabtu (19/12). Ketua panitia kuliah umum, Wulan Suryandani mengatakan kemajuan teknologi memberikan kesempatan untuk berkiprah dan telah memotong mata rantai pasar. Maka kaum mahasiswa perlu dibekali pemahaman, agar senantiasa siap menghadapi teknologi informasi yang sangat dinamis.

“Kuliah umum tahun akademik 2020/2021 ini memiliki tujuan untuk menambah wawasan sekaligus pemahaman mahasiswa, terkait teknologi informasi yang bergerak cepat, “ tutur Wulan.

Kuliah umum ini menghadirkan Iqbal Dian Kurniawan selaku Loyalty Management Manager PT. Pertamina dan Mochamad Arif, Manager Perencanaan PT. Green Inti Corpora.

Iqbal Dian Kurnia mengakui ekonomi digital memberikan pengaruh besar terhadap perekonomian Indonesia. Namun memiliki tantangan tersendiri, dituntut mengikuti perkembangan yang terus berubah setiap saat.

“Digital marketing itu penting, alasan utamanya adalah untuk memudahkan komunikasi dengan konsumen. Konsumen akan merasa dihargai bila dilayani dengan baik dan cepat oleh perusahaan. Begitu juga jika perusahaan mengeluarkan produk baru, bisa melakukan promosi secara langsung kepada konsumen, “ kata Iqbal.

Narasumber lain, Mochamad Arif dalam materinya berpendapat pada masa sekarang persaingan pasar digital tidak hanya terjadi dengan barang sejenis. Melainkan sudah merambah dengan perusahaan baru, market place maupun perusahaan rintisan atau startup yang kini banyak merambah ke financial technology.

Sementara itu, Ketua STIE YPPI Rembang, Muhammad Asrori menyampaikan pihaknya berkomitmen untuk menghasilkan lulusan unggul berjiwa wirausaha, sekaligus mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Kami sampaikan pula rencana perubahan bentuk STIE YPPI Rembang, menjadi Universitas YPPI Rembang pada tahun 2021, “ tandasnya.

Selama kuliah umum, diikuti oleh seluruh mahasiswa Program Studi Manajemen dan Akuntansi, dosen dan perwakilan Yayasan Pengembang Potensi Insani (YPPI), total berjumlah 300 peserta mengakses melalui zoom meeting. Mengingat hingga saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir, sehingga pihak kampus menerapkan cara untuk menghindari kerumunan. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *