Ada Informasi Dari Nelayan, Pencarian Yoseph Vino Dialihkan Ke Sekitar Pulau Marongan
Tim SAR dari Pati dan Rembang, Senin pagi (21/12) berada di Pantai Pasir Putih Dusun Wates, Desa Tasikharjo, Kecamatan Kaliori, untuk melakukan pencarian korban hilang.
Tim SAR dari Pati dan Rembang, Senin pagi (21/12) berada di Pantai Pasir Putih Dusun Wates, Desa Tasikharjo, Kecamatan Kaliori, untuk melakukan pencarian korban hilang.

Kaliori – Tim SAR dan para relawan, Senin pagi (21 Desember 2020) menggelar pencarian korban hilang di perairan sekitar Pulau Marongan, sebelah utara Desa Tasikharjo, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang.

Korban yang dicari adalah Joseph Vino Kurniawan (15 tahun) warga Desa Growong Lor RT 04 RW 02 Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, yang tenggelam di Sungai Silugonggo Juwana.

Pasca peristiwa itu terjadi, Tim SAR dan relawan sebenarnya sudah mengadakan pencarian, namun korban belum ditemukan. Muncul prediksi, korban terseret arus ombak musim angin baratan, yang arahnya dari barat ke timur, sehingga dimungkinkan tertuju ke pesisir pantai utara Rembang. Atas kondisi itu, Tim SAR juga mencari di wilayah perairan Kecamatan Kaliori. Penyisiran dimulai dari Pantai Pasir Putih Dusun Wates Desa Tasikharjo.

Pengelola Pantai Pasir Putih Dusun Wates, Heri Prasetyo mengaku sempat berkomunikasi dengan aparat kepolisian yang datang. Tim SAR memilih perairan Kecamatan Kaliori, karena ada informasi dari nelayan yang sempat mengetahui keberadaan sesosok diduga jenazah di sekitar Pulau Marongan dan Pulau Gede.

“Infonya yang tahu bukan nelayan sini, tapi nelayan Trangkil – Pati mas, kemudian diinfokan ke Tim SAR. Lha saat didatangi ke lokasi, belum menemukan, “ ungkapnya.

Seorang relawan dari Balakar And Rescue Rembang, Bagas Eka Adi Haningtama menjelaskan pihaknya ikut membantu pencarian korban dari Sungai Silugonggo Juwana sampai muara sungai pinggir laut, Minggu sore (20/12).

Lantaran ada informasi sesosok diduga mayat di antara Pulau Marongan dengan Pulau Gede, Kaliori – Rembang, Tim SAR dari Pati akhirnya bergeser ke Rembang, Senin (21/12). Menurut Bagas, kendala utama adalah sarana peralatan perahu atau kapal yang minim.

“Ini kebetulan sarana perahu/kapal dari Pati semua, pencarian masih berlangsung sampai pukul 11.00 Wib. Kalau seandainya jumlah perahu lebih banyak, tentu bisa disebar ke berbagai titik, “ kata Bagas.

Soal cuaca, menurutnya kondisi ombak dan angin relatif masih aman untuk melakukan operasi pencarian korban.

“Cuaca cerah sedikit mendung. Ombaknya juga masih aman dilalui perahu karet, “ terangnya.

Sebelumnya, Joseph Vino Kurniawan, warga Desa Growong Lor – Juwana dilaporkan hilang di Sungai Silugonggo Juwana, hari Kamis (17/12) sekira pukul 17.00 Wib. Ia semula mengendarai sepeda motor dengan seorang rekannya. Tiba di sebelah selatan Masjid Baitul Iman Bajomulyo – Juwana, korban bersama temannya naik ke atas kapal yang sedang bersandar.

Korban mengajak rekannya meloncat ke sungai dan berenang menuju dermaga Desa Bendar – Juwana. Saat giliran korban meloncat, ia sempat berenang. Namun tidak kuat melawan arus sungai, sehingga tenggelam. Temannya tersebut baru menyampaikan kepada pihak keluarga korban sehari setelah kejadian, diduga karena merasa takut. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *