“Ketika Direndahkan, Dibalik Kelemahan Ada Kekuatan. Kita Harus Strong…”
Aktivitas Dion Rully Androu.
Aktivitas Dion Rully Androu.

Rembang – Peluang kerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selalu menjadi incaran banyak lulusan, termasuk jebolan kampus-kampus ternama di Indonesia. Lalu bagaimana bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas, apakah mereka bisa masuk bekerja di BUMN, padahal persaingannya sangat ketat.

Pemuda bernama Dion Rully Androu, berusia 21 tahun membuktikan bisa dan mampu. Ia yang merupakan lulusan SMA, termasuk penyandang disabilitas, ada kelainan fisik di kedua kakinya.

Dari 1,5 juta orang pelamar yang masuk melalui Forum Human Capital Indonesia (FHCI), sebuah wadah bagi para pengelola manajemen di lingkungan BUMN, Dion akhirnya berhasil lolos menjadi pekerja di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Semen Gresik.

Dion mengisahkan kala itu 1,5 Juta orang melamar ke 32 perusahaan BUMN. Khusus yang melamar ke PT Semen Gresik sebanyak 700 an orang. Setelah melewati seleksi ketat, pemuda asli Kabupaten Demak ini, sejak bulan September tahun 2019 ditempatkan ke Unit Akutansi Dan Keuangan PT Semen Gresik Pabrik Rembang.

“Saya bersyukur sekali bisa bergabung dengan PT Semen Gresik, karena memang seleksinya ketat sekali, sempat bikin stres. Waktu itu yang lolos tinggal 7 orang, kemudian disebar ke Semen Padang, Semen Tonasa, Semen Gresik maupun di Holding Semen Indonesia, “ kenang Dion.

Meski menjadi kaum difabel, namun perlakuan rekan-rekan kerjanya selama ini sangat memahami kondisinya. Ia mengaku senang, karena satu sama lain saling membantu.

“Saya enjoy banget di perusahaan. Kalau ada kendala, temen-temen selalu membantu, kasih solusi. Yang jelas sangat ngerti kondisi saya sich, “ ungkapnya.

Dion berpesan kepada para penyandang disabilitas untuk tidak mudah menyerah dan tetap semangat. Ia mengingatkan dibalik kekurangan, pasti ada kelebihan. Tunjukkan bahwa kaum disabilitas mampu bersaing. Kalaupun toh ada yang merendahkan, disikapi saja dengan kesabaran dan senyuman.

“Ini kan cobaan dari Tuhan, kalau ada yang merendahkan atau menghina, ya kita sabar. Justru tunjukkan bahwa kita adalah pribadi yang strong. Dibalik kelemahan, ada kekuatan, “ tandasnya.

Di Hari Penyandang Disabilitas Internasional yang jatuh tanggal 03 Desember 2020, Dion Rully Androu berbagi kisah inspiratif dengan para penyandang disabilitas di Rumah BUMN, sebelah barat Taman Kartini Rembang. Dion selalu menekankan untuk semangat berjuang dan mengalir menjalani hidup, tanpa mempedulikan omongan-omongan negatif dari orang lain. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *